Analisis Pengelolaan Sampah Desa Melalui Peran Pentahelix dalam Perspektif Maqashid Syariah di Desa Sukunan Kabupaten Sleman
DOI:
https://doi.org/10.63822/a06q4834Keywords:
pentahelix, maqashid syariah, pengelolaan sampah, ekonomi sirkular, Desa SukunanAbstract
Permasalahan sampah masih menjadi tantangan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Desa Sukunan, Kabupaten Sleman, dikenal sebagai salah satu desa percontohan dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berkembang melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran unsur pentahelix dalam pengelolaan sampah Desa Sukunan serta mengkaji implementasinya berdasarkan perspektif maqashid syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, serta media. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan bantuan perangkat lunak ATLAS.ti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah Desa Sukunan telah melibatkan unsur pentahelix secara kolaboratif, meskipun intensitas keterlibatan antaraktor masih berbeda. Pemerintah berperan sebagai fasilitator dan regulator, akademisi sebagai penyedia pengetahuan, pelaku usaha sebagai penggerak nilai ekonomi, masyarakat sebagai aktor utama, serta media sebagai sarana promosi dan edukasi. Perspektif maqashid syariah menunjukkan adanya implementasi nilai hifz al-mal melalui penciptaan nilai tambah ekonomi dari sampah, hifz al-nafs melalui lingkungan yang sehat, serta kemaslahatan sosial melalui distribusi manfaat ekonomi berbasis komunitas. Pengelolaan sampah Desa Sukunan tidak hanya berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
References
Alfiani, N., et al. (2024). Model Pengembangan Usaha Berbasis Pentahelix Ditinjau dari Maqashid Syariah. Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam, 23(1).
Asteria, D., & Heruman, H. (2016). Bank Sampah sebagai Alternatif Strategi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Tasikmalaya. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 23(1), 136–141.
Carayannis, E. G., & Campbell, D. F. J. (2009). Mode 3 and Quadruple Helix: Toward a 21st Century Fractal Innovation Ecosystem. International Journal of Technology Management, 46(3–4), 201–234.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage Publications.
Hilmiawan, A., & Pratiwi, D. (2023). Ekonomi Sirkular untuk Efisiensi Biaya dan Manfaat dalam Pengelolaan Sampah. Jurnal Akuntansi.
Jasser Auda. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. The International Institute of Islamic Thought.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Strauss, A., & Corbin, J. (1998). Basics of Qualitative Research: Techniques and Procedures for Developing Grounded Theory. Sage Publications.
Sumanti. (2024). Collaborative Governance dalam Pengelolaan Lingkungan Berbasis Masyarakat. Jurnal Administrasi Publik.
Widiarti, I. (2012). Pengelolaan Sampah Berbasis Zero Waste Skala Rumah Tangga Secara Mandiri. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 4(2), 101–113.
Yusuf, A., dkk. (2025). Penerapan Ekonomi Sirkular dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Fauzan Amani, Abdul Salam, Ahmad Yunadi, Rusny Istiqomah Sujono (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



