Terapi Modern Dressing untuk Penyembuhan Luka Dekubitus pada Pasien Lansia Menggunakan Terapi Madu dan Terapi Aloe vera
DOI:
https://doi.org/10.63822/8tmn4464Keywords:
Luka Dekubitus, Madu, Aloe Vera, Modern Dressing, PenyembuhanAbstract
Luka dekubitus merupakan kerusakan jaringan akibat tekanan berkepanjangan yang sering terjadi pada pasien lansia dengan keterbatasan mobilitas atau tirah baring dalam waktu lama. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko infeksi, memperpanjang masa perawatan, serta menurunkan kualitas hidup pasien. Salah satu upaya yang dikembangkan dalam perawatan luka dekubitus adalah penggunaan modern dressing dengan bahan alami seperti madu dan Aloe vera. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi madu dan Aloe vera dalam penyembuhan luka dekubitus pada pasien lansia. Metode penelitian menggunakan literature review terhadap 13 artikel nasional dan internasional yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu artikel full text berbahasa Indonesia maupun Inggris, diterbitkan tahun 2021–2026, membahas penggunaan madu dan Aloe vera pada penyembuhan luka dekubitus, serta menggunakan desain penelitian eksperimental, quasi-experimental, randomized controlled trial, studi kasus, atau case report. Artikel diperoleh dari database PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, Garuda, dan SINTA. Hasil telaah menunjukkan bahwa terapi madu dan Aloe vera efektif dalam menjaga kelembapan luka, meningkatkan pembentukan jaringan granulasi dan epitelisasi, mengurangi inflamasi, menghambat pertumbuhan bakteri, serta mempercepat proses penyembuhan luka. Dengan demikian, terapi madu dan Aloe vera dapat menjadi alternatif intervensi nonfarmakologis yang aman dan efektif dalam mendukung penyembuhan luka dekubitus pada pasien lansia.
Downloads
References
Apriani, M. O. (2023). Penerapan Mobilisasi dalam Pencegahan Dekubitus dengan Jam Mobilisasi pada Lansia Stroke di RSUD Kabupaten Sragen. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 1(4), 3–5.
Arlis, Sarah, M., & Mutuah, D. (2025). Pengaruh Pengolesan Aloe Vera terhadap Proses Perubahan Derajat Luka Dekubitus. 4(2).
Bhandari, N., & Dhudum, B. (2022). Effect of aloe vera pulp on pressure ulcers among bed ridden patients. 13(8), 1227–1235. https://doi.org/10.47750/pnr.2022.13.S08.152
Erika, Fitri, R. F., & Sumiati, A. (2021). Pengaruh Perawatan Luka Menggunakan Gel Lidah Buaya terhadap Kesembuhan Dekubitus. 2(3), 40–51. https://doi.org/10.52622/jisk.v2i3.35
Papanikolaou, G. E., Gousios, G., & Cremers, N. A. J. (2023). Use of Medical-Grade Honey to Treat Clinically Infected Heel Pressure Ulcers in High-Risk Patients : A Prospective Case Series.
Putri, A. N., Sartika, I., & Nurfadila. (2024). Penerapan Terapi Madu terhadap Penyembuhan Luka pada Pasien Ulkus Dekubitus di RSUD Kabupaten Tangerang Dosen Universitas Yatsi Madani , Indonesia Kepala Ruang Anggrek C RSUD Kabupaten Tangerang , Indonesia aktivitas antiinflamasi , aktivitas antibakteria. Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Dan Keperawatan, 2(3), 234–239.
Putri, A. N., Sartika, I., Universitas, M., & Madani, Y. (2024). Penerapan Terapi Madu terhadap Penyembuhan Luka pada Pasien Ulkus Dekubitus di RSUD Kabupaten Tangerang. 2(3).
Putri, N. M., Lumbuun, R. F. M., Kreshanti, P., Saharman, Y. R., & Tunjung, N. (2022). Comparison Study Of Bachtrerial Profile,Wound Healing, And Cost Effectiveness in Pressure Injury Patient Using Treatment Honey Dressing And Hydrogel. 9(1), 30–41. https://doi.org/10.14228/jprjournal.v9i1.334
Ribeiro, J. A., Rocha, K. de O. sousa, Pinheiro, J. D., & Souza, N. J. R. (2022). A eficácia da Aloe vera no processo cicatricial da Lesão Por Pressão : um estudo de caso. 2022, 10–14.
Wahyuni, N. T., & Wardani, R. (2025). Penerapan Manajemen Asuhan Keperawatan Profesional Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Asuhan Pendahuluan Manajemen asuhan keperawatan Pada RSUD Dayaku Raja Jurnal Abdi Kesehatan Dan Kedokteran (JAKK), 4(2), 77–86.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zulmah Astuti, Siti Khadijah, Virna Nur Halizza, Rizka Dwi Purnamasari, Fauziyah Ardelia, Salsabila Sarda Amelia, Kamila Candra Maulani, Muhammad Raffi Nasywan Bagus Mulyana (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
