Pendidikan Agama Kristen di Tengah Budaya Cepat dan Instan: Membentuk Iman yang Bertahan dan Mendalam
DOI:
https://doi.org/10.63822/jj837c90Keywords:
Christian Religious Education; Fast And Instant Culture; Faith Formation.Abstract
The rapid advancement of digital technology has significantly transformed people's lifestyles, giving rise to a fast and instant culture that influences learning patterns, ways of thinking, social interactions, and spiritual development. This phenomenon presents a major challenge for Christian Religious Education (CRE), as faith formation is essentially a lifelong process that requires guidance, reflection, and the continuous internalization of biblical values. This study aims to analyze the role of Christian Religious Education in fostering resilient and profound faith amid a fast-paced and instant culture, while identifying relevant educational strategies to address these challenges. This research employed a qualitative approach using the library research method. Data were collected from reputable national journal articles, scholarly books, conference proceedings, and other relevant academic publications. The data were analyzed using content analysis through data reduction, thematic classification, interpretation, and conclusion drawing. The findings indicate that the fast and instant culture contributes to a decline in reflective engagement with God's Word, increased exposure to unverified theological information, weakened spiritual depth, and reduced participation in faith communities. To address these challenges, Christian Religious Education should implement Christ-centered learning, integrate digital technology wisely, strengthen spiritual disciplines, and promote collaborative partnerships among schools, families, and churches. This study concludes that digital technology should not be viewed as a threat but rather as a valuable medium for strengthening discipleship when utilized according to Christian theological principles. Therefore, Christian Religious Education remains highly relevant in nurturing a generation characterized by Christian values, spiritual maturity, and resilient, deep-rooted faith amid the ongoing dynamics of the digital era.
References
Adok, H. (2025). Pendidikan Agama Kristen Bagi Pemuda dan Remaja: Fondasi Iman, Karakter, dan Panggilan Hidup. Jawa Barat: Karyanirwasita Kreatif Media.
Benyamin, P. I., Sinaga, U. P., & Gracia, F. Y. (2021). Penggunaan Platform Digital Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Era Disrupsi. Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 6(1).
Boiliu, E. R., Simanjuntak, J., Mary, E., Bathun, V. H., & Jura, D. (2024). Penguatan Pemahaman Teologi dalam Pendidikan Agama Kristen Melalui Inovasi Kultural untuk Pembentukan Karakter Generasi Digital. Jurnal Shanan, 8(2). https://doi.org/10.33541/shanan.v8i2.6308
Farida, M. C. (2025). Pentingnya Pendidikan Agama Kristen Sebagai Benteng Pertahanan Rohani Peserta Didik Untuk Melawan Brain Rot Di Era Digital. Inculco Journal of Christian Education, 5(3). https://doi.org/10.59404/ijce.v5i3.259
Giri, Y. S., Zega, Y. K., & Hine, I. S. M. (2022). Transformasi digital dalam Pendidikan Agama Kristen: Strategi meningkatkan semangat ibadah remaja di Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Klasis Kota Kupang. JURNAL SHANAN: Kajian Pendidikan Agama Kristen, 7(2), 243–262. https://doi.org/10.33541/shanan.v10i1.7719
Koebanu, D. I., & Saingo, Y. A. (2024). Signifikansi Model Blended Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Lembaga Pendidikan. Jurnal Kala Nea, 5(1), 43–64. https://doi.org/10.61295/kalanea.v5i1.148
Kristiani, Sumual, E. N., & Rahayu, Y. F. (2025). Transformasi Pendidikan Agama Kristen: Strategi Adaptif menghadapi Tantangan Pembelajaran di Era Digital. Eleos: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 4(2), 146–159.
Lase, D. (2022). Keterampilan dan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen di Era Revolusi Industri 4.0. Sundermann: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora Dan Kebudayaan, 15(2). https://doi.org/10.36588/sundermann.v15i2.98
Legi, H., Giban, Y., & Kainara, S. (2025). Dimuridkan oleh Algoritma, Digembalakan oleh Media Sosial: : Sebuah Refleksi Kritis Peran Pendidikan Kristiani dalam Keluarga. AMBASSADORS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 4(1).
Leki Tamukun, A. Y., Labatar, D., Bria, Z., & Firman, K. (2025). Teologi di Era Post-Truth dan Tantangan Gereja dalam Menyampaikan Kebenaran di Tengah Hoaks dan Disinformasi. Jurnal Masalah Pastoral, 13(1). https://doi.org/10.60011/jumpa.v13i1.178
Liani, L., & Triposa, R. (2026). Strategi Pendidikan Agama Kristen untuk Menguatkan Nilai Iman Anak di Tengah Tantangan Pergaulan Modern. GRAFTA: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Dan Kajian Alkitab, 5(2), 104–115.
Manullang, A. R., & Sinaga, K. (2024). Pembelajaran Abad Ke-21 Berdasarkan Perspektif Kristen: Model Pembelajaran Problem-Based Learning. Journal of Chemistry and Education Research, 04(01), 9–24. Retrieved from http://ojs.uph.edu/index.php/ChemEr/article/view/8722
Mashis, B. M., Aksa, A. H., Muayyanah, A., & Satriya, M. K. (2023). Komunikasi Digital dan Perubahan Sosial Masyarakat Pedesaan. Mu’ashir: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 1(2). https://doi.org/10.35878/muashir.v1i2.916
Nainupu, M. (2020). Pemuridan Melalui Pendekatan Konseling Pastoral. Sola Gratia: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 5(1). https://doi.org/10.47596/solagratia.v5i1.55
Samosir, C. M., & Boiliu, F. M. (2021). Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Berbasis Daring di Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Basicedu, 5(4). https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1257
Siti Nur Imamatul Khusna, Sri Sumartiningsih, & Decky Avrilianda. (2025). Analisis Implementasi 7 Kebiasaan Anak Hebat Dalam Pembentukan Karakter Positif Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10.
Suhartono, T. (2025). Tantangan dan Peluang Pendidikan Agama Kristen bagi Generasi Alpha di Era Teknologi di Kota Batam. JURNAL IMPARTA, 4(1). https://doi.org/10.61768/ft6rep81
Tando, F. (2024). Tinjauan teologis: digitalisasi dan transformasi spiritualitas kristen. HUMANITIS: Jurnal Humaniora, Sosial Dan Bisnis, 2(12).
Tapilaha, S. R. (2025). Pendidikan Agama Kristen Transformatif: Kunci Pembentukan Karakter dan Pertumbuhan Rohani Siswa. KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta, 7(2).
Tapilaha, S. R., & Lawalata, M. (2025). Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Kristen Di Era Digital. The Way: Jurnal Teologi Dan Kependidikan, 11(1). https://doi.org/10.54793/teologi-dan-kependidikan.v11i1.195
Telaumbanua, S., Telaumbanua, A., & Fau, I. (2025). Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Era Digital. Edukris: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 1(02). https://doi.org/10.54793/edukris.v1i02.233
Walangitan, N. J. (2026). Integrasi Artificial Intelligence dalam Pendidikan Agama Kristen untuk Membangun Karakter Spiritual Generasi Alpha. DIASPORA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 6(April), 120–136.
Wijaya, E. S. A. (2026). Mendengar yang Transformatif: Pendampingan Pastoral Berbasis Naratif dan Spiritualitas Kontemplatif bagi Generasi Alpha dan Z. Yogjakarta: Elementa Media Literasi.
Yeni Prestia, Naysilla Azzahra Ramadhani, & M Syahrizal Putra. (2026). Aplikasi TikTok dan Pola Belajar Generasi Z: Analisis Dampak Media Sosial di Era Digital. Journal of Social Humanities and Education, 1(3). https://doi.org/10.65310/17vp9015
Yohanes, J., Diana, R., & Andani, F. M. (2025). Dampak Konsumsi Konten Digital terhadap Kehidupan Rohani Pemuda Kristen. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 3(1). https://doi.org/10.46445/nccet.v3i1.1067
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yamsi Ariance Natonis, Daud Saleh Luji, I Made Suardana (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



