Konsep Maqāṣid Syarī'ah dan Implementasinya Pada Organisasi Islam di Indonesia: Studi Komparatif
DOI:
https://doi.org/10.63822/1exq4y31Keywords:
Maqāṣid Syarī'ah, Hukum Islam, NU, Muhammadiyah, MUI, Ijtihad KontemporerAbstract
Penelitian ini membedah secara komprehensif konsep maqāṣid syarī'ah, landasan teologis-yuridis, aspek hierarkis, serta operasionalisasi al-Darūriyyāt al-khams. Melalui studi komparatif, akurasi analisis diarahkan pada diskrepansi orientasi aplikatif Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Konstruksi maqāṣid tersebut diuji efektivitasnya dalam merespons dua isu krusial kontemporer (2025–2026): dinamika kebijakan fiskal terhadap komoditas hajat hidup publik dan diskursus otoritas kecerdasan buatan (AI) dalam produksi fatwa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan metode studi kepustakaan, analisis didasarkan pada dokumen primer, manuskrip fatwa, dan literatur bereputasi. Temuan penelitian menunjukkan adanya konvergensi substansial ketiga institusi dalam mengadopsi maqāṣid sebagai kerangka ijtihad, namun memiliki divergensi metodologis yang kontras. NU mengartikulasikan pendekatan implisit-substantif berbasis tradisi mazhab; Muhammadiyah meniscayakan corak eksplisit-progresif; sementara MUI menerapkan sintesis integratif-aplikatif. Tatkala dihadapkan pada polemik pengenaan fiskal sembako/hunian (2026) dan disrupsi teknologi AI, konsistensi epistemologis ketiga lembaga tetap rigid, sekaligus menyingkap limitasi adaptif masing-masing terhadap akselerasi zaman. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada peta komparasi metodologi hukum Islam di Indonesia serta memperluas jangkauan aksiologis maqāṣid klasik ke ranah problematika modern yang belum terjamah literatur konvensional.
References
Abdullah, D., Kraugusteeliana, S. N., & Ardian, Z. (2026). Riset Teknologi Informasi. Penerbit KBM Indonesia.
Anwar, S. (2018). Manhaj Tarjih Muhammadiyah. Yogyakarta: Gramasurya.
Arfan, A. (2021). Integrasi sains dan Islam dalam usul fikih klasik & fikih muamalah kontemporer: Analisis kitab al-Mustashfâ dan fatwa-fatwa ulama kontemporer. UIN Maliki Press.
Arif, M. (2021). Dialektika Keilmuan Ushuluddin Epistemologi, Diskursus & Praksis. Q-MEDIA.
Batubara, C. (2025). Trend Issues dan Principles dalam Fiqh Muamalah. Merdeka Kreasi Group.
Busyro, M. A. (2019). Maqashid al-syariah: Pengetahuan mendasar memahami maslahah. Prenada Media.
Duryat, H. M. (2021). Paradigma pendidikan islam: Upaya penguatan pendidikan agama islam di Institusi yang bermutu dan berdaya saing. Penerbit Alfabeta.
Fahmi, M. Y., Mawardi, I., Herianingrum, S., & Budiman, M. A. (2023). The Relevance of Sustainable Development goals (SDGS) with Maqashid Sharia. Migration Letters, 20(S12), 313–321.
Faiqotul Hikmah, S. (2025). Al-Qur’ân dan Kebijakan Umum: Mashlah̲ah ‘Âmmah dalam Intervensi Pemerintah Terhadap Harga Pasar [PhD Thesis, Universitas PTIQ Jakarta].
Fatwa, M. U. I. (2022). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Fatwa Mui No 02 Tahun 2021 Tentang Kehalalan Vaksin Covid-19 Sinovac. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FH: Volume V Nomor, 10.
Gumanti, R. (2018). Maqasid Al-Syariah Menurut Jasser Auda (Pendekatan Sistem dalam Hukum Islam). Jurnal Al Himayah, 2(1), 97–118.
Hasanudin, F. (2019). Ijtihad Maqashidi: Metodologi Dan Kontekstualisasi Hukum Islam Di Indonesia (Studi Fatwa-Fatwa Majelis Ulama Indonesia). Al-Mawarid Jurnal Syariah Dan Hukum (JSYH), 1(2), 134–153.
Irwan, M. (2021). Kebutuhan Dan Pengelolaan Harta Dalam Maqashid Syariah. Elastisitas: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 3(2), 160–174.
Khoiriyah, A. M. (2026). Tradisi pembagian warisan rumah perspektif Maqāṣid Syariah Imam Al-Syatibi: Studi Desa Ngebrak Kec. Gampengrejo Kab. Kediri [PhD Thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].
Kurnia, R., Nijal, L., & Ningsih, P. A. (2025). Keabsahan Artificial Intelligence (AI) Sebagai Tempat Meminta Fatwa Agama. Semaster: Seminar Nasional Teknologi Informasi & Ilmu Komputer, 4(1), 56–64.
Kuswoyo, B. E. (2026). Metode Ijtihad Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia. Hutanasyah: Jurnal Hukum Tata Negara, 4(2), 177–189.
Mukhlis, M. (2023). Implementasi Konsumsi Islami dalam Pendekatan Maqashid Syariah. Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi Syariah, 5(2), 281–288.
Nurahmani, M. F. A. (2026). Shadow AI sebagai sumber risiko operasional dalam industri Perbankan Syariah. Maliki Interdisciplinary Journal, 4(6), 1151–1161.
Nurhayati, M. A., & Sinaga, A. I. (2018). Fiqh dan ushul fiqh. Kencana.
Paryadi, P., & Hardani, S. (2023). Upaya Membangun Keutuhan Keluarga Di Pesantren Hidayatullah Balikpapan Menurut Tinjauan Maqashid Syariah. Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 1(2), 470–484.
Rahman, A., & Dewantara, B. A. (2025). Peran Dosen Sebagai Korektor dalam Model Human-in-the-Loop (HITL) untuk Meningkatkan Akurasi Evaluasi Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence. Advances in Education Journal, 2(1), 429–436.
Samsu, S. A. (2025). Analisis kebijakan dalam manajemen pendidikan Islam. Zabags Qu Publish.
Sholeh, Y. R. (2026). Investasi cryptocurrency sebagai mahar perkawinan perspektif maslahah mursalah As Syathibi [PhD Thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].
Sukarni, S., Mutiah, A., & Al Kadumi, F. (2025). Artificial Intelligence and Islamic Legal Reasoning Developing an Ethical Framework for AI Governance from Indonesian Usul al Fiqh Perspectives. Indonesian Journal of Digital Islamic Studies (IJDIS), 1(1), 11–24.
Zaki, M. (2025). Dari Mimbar ke Layar: Otoritas Keagamaan dalam Bayang-Bayang Algoritma. Filosofis Indonesia Press.
Zulfahmi, Z. (2022). Hubungan antara Agama dan Negara dalam Perspektif Pemikiran Islam. Al-Madaris Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 3(1), 44–53.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wina Susanti, Widya Sari, Misra Misra (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



