Ritual Ma’nene’: Representasi Penghormatan Leluhur dan Tradisi Perawatan Jenazah dalam Kebudayaan Suku Toraja
DOI:
https://doi.org/10.63822/ath7zj33Keywords:
Kebudayaan Suku Toraja, Penghormatan Leluhur, Ritual Ma’nene’, Tradisi Perawatan JenazahAbstract
Ritual Ma’nene’ merupakan tradisi adat Suku Toraja yang merepresentasikan penghormatan mendalam terhadap leluhur serta mencerminkan pandangan hidup masyarakat tentang relasi antara kehidupan, kematian, dan kesinambungan generasi. Tradisi ini tidak sekadar praktik perawatan jenazah, melainkan wujud ekspresi nilai spiritual, sosial, dan budaya yang diwariskan turun-temurun. Penelitian ini bertujuan mengkaji asal-usul Ritual Ma’nene’, memahami prosesi pelaksanaannya, serta menganalisis maknanya sebagai representasi penghormatan leluhur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif fenomenologis, bersumber pada artikel ilmiah, buku, dan dokumen akademik relevan. Analisis dilakukan melalui reduksi data, pengelompokan tema, dan penafsiran makna guna menemukan esensi nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa Ritual Ma’nene’ berakar pada kepercayaan tradisional Toraja yang memandang leluhur tetap hadir secara spiritual dalam kehidupan keluarga. Pelaksanaannya dilakukan secara kolektif dan sarat nilai kebersamaan, tanggung jawab moral, serta penghormatan terhadap sejarah keluarga. Dengan demikian, Ritual Ma’nene’ berfungsi sebagai media pelestarian budaya, penguatan ikatan kekeluargaan, dan peneguhan identitas sosial-spiritual masyarakat Toraja hingga masa kini.
Downloads
References
Agastya, D., & Marselius Sampe Tondok. (2024). Menelusuri nilai dasar manusia dalam tradisi Ma’nene’ di Tanah Toraja dari perspektif psikologi dan budaya: Conservation, self-transcendence, dan self-enchancement. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 8(2), 12743–12753. https://doi.org/10.36526/santhet.v8i2.4108
Allo, M. La’biran, R. (2024). The intricate tapestry of Toraja spirituality: An exploration of animism, ancestor veneration, and symbolic rituals. International Journal of Religion, 5(9), 37–45. https://doi.org/10.61707/q4115w74
Bustan, B., Najamuddin, N., Jumadi, J., & Bahri, B. (2023). Ma’nene’: Dinamika sejarah tradisi membersihkan dan mengganti pakaian jenazah leluhur Suku Toraja. Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah Dan Pendidikan, 7(1), 64–76. https://doi.org/10.29408/fhs.v7i1.7942
Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (3rd ed.). SAGE Publications.
Fitria, A. E., Nisa’, N. F., Nafitri, A. L., Maulida, M. N., Sugiantoro, S., & Setyawan, K. G. (2024). Pemaknaan simbol dalam tradisi Ma’nene’ di daerah Toraja. Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Sosiologi, 6(3), 152–160. https://doi.org/10.33503/maharsi.v6i3.50
Gunawan, R., & Merina, M. (2018). Tradisi Ma’nene’ sebagai warisan budaya etnis Toraja. Candrasangkala: Jurnal Pendidikan Dan Sejarah, 4(2), 107–115. http://dx.doi.org/10.30870/candrasangkala.v4i2.4527
Guntara, F., Fatchan, A., & Ruja, I. N. (2016). Kajian sosial-budaya Rambu Solo’ dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 1(2), 154–158. http://dx.doi.org/10.17977/jp.v1i2.6116
Hamid, A. (2022). Internalisasi konsep cycle relation model pada komunitas agama lokal di Indonesia (Perspektif sosial, ekonomi, dan politik pada kepercayaan Towani Tolotang, Aluk Todolo, dan Patuntung di Sulawesi Selatan). Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 24(2), 141–156. https://jmb.lipi.go.id/jmb/article/view/1486
Kalua, W. D., Tasik, F. C. M., & Tumengkol, S. M. (2020). Tradisi Ma’nene’ (pembersihan jenazah leluhur) pada masyarakat Toraja (studi kasus di Desa Tonga Riu Kecamatan Sesean Suloara’ Kabupaten Toraja Utara). HOLISTIK, Journal of Social and Culture, 13(3), 1–17. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/holistik/article/view/29408
Kendek, V. (2015). Ma’nene’ (upacara membersihkan dan mengganti pakaian jenazah leluhur pada masyarakat Baruppu). Skripsi, Universitas Hasanuddin. https://core.ac.uk/download/pdf/77625997.pdf
Lumbaa, Y., Mukraimin, S., Damayanti, N., & Martinihani, M. (2023). Kearifan budaya lokal dalam ritual Rambu Solo’ di Toraja. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(3), 4849–4863. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/2407
Manukallo, M., & Putri, N. (2025). Kepercayaan masyarakat dalam upacara tradisi Rambu Solo’ dari Toraja. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 13(10), 91–100. https://doi.org/10.9644/sindoro.v13i10.12325
Maulana, A. M. R., Karomi, K., & Ahyadi, N. A. R. A. (2023). Christian funeral rites and Rambu Solo in Tana Toraja. Harmoni, 22(2), 287–308. https://doi.org/10.32488/harmoni.v22i2.709
Pabebang, R., Erikson, E., & Subambang, B. (2022). Tinjauan teologis mengenai upacara Rambu Solo’. Te Deum (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 12(1), 163–181. https://doi.org/10.51828/td.v12i1.215
Putra, A. S., Hijjang, P., & Tang, M. (2023). Ethnographic study of symbolic meanings in the Ma’nene’ Toraja ritual series. Journal of Asian Multicultural Research for Social Sciences Study, 4(2), 73–78. https://doi.org/10.47616/jamrsss.v4i2.436
Putra, A. S., Hijjang, P., Tang, M., & Badollahi, M. Z. (2023). Ma’nene’ ritual: Ethnographic study of Ma’nene’ ritual practices in Toraja. Journal of Advanced Zoology, 44(4), 1890. https://doi.org/10.17762/jaz.v44i4.1890
Rahman, A. (2023). Longko: Harga diri berbasis etika pada masyarakat Toraja. Siwayang Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Pariwisata, Kebudayaan, Dan Antropologi, 2(2), 75–84. https://doi.org/10.54443/siwayang.v2i2.597
Rapa’, O. K. (2021). Hibriditas Aluk Todolo dan Kekristenan dalam ritual Ma’bulle Tomate di Gandangbatu. Melo: Jurnal Studi Agama-Agama, 1(2), 91–104. https://doi.org/10.34307/mjsaa.v1i2.14
Rima, G. (2019). Persepsi masyarakat Toraja pada upacara adat Rambu Solo’ dan implikasinya terhadap kekerabatan masyarakat di Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja. Phinisi Integration Review, 2(2), 227. https://doi.org/10.26858/pir.v2i2.10000
Rismayanti, R., & Nusarastriya, Y. H. (2021). Upacara adat pemakaman mengenang leluhur (Ma’nene’) di Toraja, Lembang Bululangkan Kecamatan Rinding Allo Toraja Utara. Jurnal Adat Dan Budaya Indonesia, 2(2), 118–132. https://doi.org/10.23887/jabi.v2i2.30410
Rizal, M., Bure, L. M., Muhammad, N., Sarkia, S., Idang, S. W. H., & Arfan, A. (2022). Hakikat nilai budaya Rambu Solo’ sebagai pemersatu masyarakat Suku Toraja. LaGeografia: Jurnal Program Studi Pendidikan Geografi, 20(3), 346–353. https://doi.org/10.35580/lageografia.v20i3.34262
Rizal, M., & Qaiyimah, D. (2025). THE INFLUENCE OF THE ROLE OF IRRIGATED RICE FARMER GROUPS ON THE LEVEL OF FAMILY WELFARE IN SIDOMUKTI VILLAGE, BONE-BONE DISTRICT, NORTH LUWU REGENCY. JURNAL GEOGRAFI Geografi Dan Pengajarannya , 23(1), 239–258. https://doi.org/10.26740/jggp.v23n1.p239-258
Saputri, A., & Pramiyanti, A. (2021). The perception of young people from Toraja toward the Ma’nene’ tradition. EProceedings of Management, 8(6). https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/management/article/view/17253
Sarapang, D. R. (2023). Kajian teologis antropologis terhadap pemali dalam ritual Rampanan Kapa’ di Toraja. Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia, 4(1), 16–29. https://doi.org/10.46445/jtki.v4i1.646
Sarira, A. R. A. (2024). Ritual Ma’nene’: Pemahaman teologi kontekstual tentang hubungan antara hidup, kematian, dan kepercayaan tradisional. EKKLESIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 2(2), 149–159. https://doi.org/10.63576/ekklesia.v2i2.69
Sumiaty, S. (2021). The ritual meaning of “Ma’nene’” for Toraja societies in Indonesia (Makna ritual Ma’nene’ bagi masyarakat Toraja sebagai budaya Indonesia). Uniqbu Journal of Social Sciences, 2(1), 22–28. https://doi.org/10.47323/ujss.v2i1.84
Tahirs, J. P., & Pundissing, R. (2020). Identifikasi faktor-faktor pembiayaan dalam pelaksanaan upacara adat kematian Rambu Solo’ budaya Toraja. Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora, 3(2), 122–130. https://doi.org/10.31539/kaganga.v3i2.1825
Tandi, Y., & Ary, R. (2025). The transformation of the concept of the supreme God “Puang Matua” in Aluk Todolo beliefs. In Theos: Jurnal Pendidikan Dan Theologi, 5(4), 187–195. https://doi.org/10.56393/intheos.v5i4.2941
Zainuddin, S. A., Rizal, M., & Syamsunardi. (2026). Faktor penyebab pemuda putus sekolah pada masyarakat petani rumput laut di Desa Bontosunggu, Kecamatan Tamalate, Kabupaten Jeneponto. Indonesia Journal of Fundamental and Applied Geography, 3(2), 59–71. Lontara Digitech Indonesia. https://journal.lontaradigitech.com/index.php/IJFAG/article/view/1570
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhamad Rizal (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
