Review: Formulasi Dan Evaluasi Sifat Fisis Tablet Ekstrak Daun Kelor Menggunakan Pati Jagung Sebagai Bahan Pengikat

Authors

  • Nova Fitria Maharani Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Dewi Fatma Sari Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Yelsa Safariani Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Nadia Restu Utami Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Yolipia Amanda Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Istiazah Mei Canda Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Rosita Rosita Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Nurpadila Nurpadila Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Suci Chantika Azhara Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Sofi Nabila Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Hayatun Nufus Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Muhammad Arif Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Verti Novita Sari Universitas Muhammadiyah Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/n8jm9t71

Keywords:

Moringa oleifera, Pati jagung, Sifat fisis, Tablet, Waktu hancur

Abstract

Tanaman kelor (Moringa oleifera) memiliki kandungan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan, sehingga pengembangannya dalam bentuk sediaan tablet menjadi penting untuk menjamin akurasi dosis dan stabilitas. Namun, sifat ekstrak daun kelor yang higroskopis dan sulit dicetak menjadi tantangan utama dalam formulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi formulasi dan karakteristik fisik sediaan tablet ekstrak daun kelor dengan fokus pada penggunaan bahan pengikat, khususnya pati jagung. Metode yang digunakan adalah studi literatur (literature review) terhadap 25 jurnal ilmiah terbitan sepuluh tahun terakhir yang diakses melalui basis data digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa karagenan (28%) dan pati (24%) merupakan bahan pengikat yang paling sering digunakan. Penggunaan pati jagung efektif menghasilkan tablet dengan waktu hancur ideal kurang dari 15 menit, namun cenderung sensitif terhadap kelembapan udara. Meskipun gelatin menunjukkan performa lebih unggul dalam hal kecepatan waktu hancur dan rendahnya kerapuhan, pati jagung tetap menjadi pilihan utama karena ekonomis dan berfungsi ganda sebagai penghancur. Kesimpulannya, pengoptimalan konsentrasi bahan pengikat dan metode pembuatan sangat menentukan mutu fisik serta stabilitas tablet ekstrak daun kelor. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, Z. S., & Setiyadi, G. (2025). Optimasi Formula Orally Disintegrating Tablet Ekstrak Daun Moringa oleifera Menggunakan Metode Granulasi Basah Dengan Analisis Simplex Lattice Design. Usadha: Journal of Pharmacy, 4(1), 13–27.

Alizah, S. (2021). Formulasi dan Evaluasi Tablet Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Dengan Gelatin Sebagai Bahan Pengikat. In Universitas dr. Soebandi. UNIVERSITAS dr. SOEBANDI.

Avhad, V., Pathan, N., & Bafna, Y. (2024). Formulation and Physicochemical Evaluation of Moringa Oleifera as an Effervescent Tablet. International Journal Of Novel Research And Development, 9(7), 225–248.

Bhogal, S., Madankar, V., Shaikh, S., & Panchal, A. (2025). Formulation and Evaluation of Moringa Tablets for Diabetes Management. International Journal of Scientific Research and Technology, 2(5), 5–15.

Buang, A., & Setiawan, W. (2025). Formulasi Tablet Kunyah Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dengan Kombinasi Bahan Pengisi Laktosa Dan Manitol Pendahuluan. Pharmacology and Pharmacy Scientific Journals Formulasi, 4(1), 51–56.

Builder, P. F., Olayemi, O. J., & Mbah, C. C. (2017). Physico-Technical Properties of The Granules and Tablets of Micronised Moringa Oleifera Leaf: The Effect of Binders. World Journal of Pharmaceutical Research, 6(6), 196–208.

Indriastuti, M., Astuti, A. F., Yusuf, A. L., Akbar, F., & Kurnia, S. R. (2023). Optimasi Formula Sediaan Granul Effervescent Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L .). Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 8(3), 891–900.

Jagan, D. S., Trimbak, N. R., Santosh, N. V., Ramnath, O. P., & K, C. D. (2025). Formulation and Evaluation of Moringa Herbal Tablet. International Journal of Advanced Research in Science, Communication and Technology, 5(11), 838–843.

Kiptiyah, M., Rahmatullah, S., Wirasti, & Waznah, U. (2021). Evaluasi Penggunaan Pati Ganyong (Canna edulis Kerr.) Sebagai Bahan Pengikat Pada Tablet Kunyah Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera L) Dengan Metode Granulasi Basah. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, 2188–2206.

Latifah, L., & Lukman, H. (2025). Formulasi dan Karakterisasi Tablet Ekstrak Daun Sirih dengan Variasi Konsentrasi Amilum zea mays L. Sebagai bahan penghancur. Pharmamedica Journal, 10(1), 123–130.

Mahor, L. J., & Arote, R. (2025). A Review on Moringa Oleifera Effervescent Tablet. International Journal of Pharmaceutical Research and Applications Volume, 10(1), 1534–1538.

Prasanna, C. laxmi, Rahul, C., Purvi, C., Harika, D., Rajasimha, C., Prakash, P. devi shankar sai P., & Gowthami, M. (2025). Formulation and evaluation of herbal tablet from moringa Oleifera leaves. International Journal of Research in Pharmacology & Pharmacotherapeutics (IJRPP), 14(1), 176–182.

Rahmawati, A. D., Luliana, S., & Isnindar. (2022). Formulasi Granul Instan Ekstrak Meniran, Kunyit, dan Daun Kelor dengan Pengisi Maltodekstrin dan Laktosa. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(3), 621–634.

Rana, R., Rai, G., Mehta, S. D., Mishra, S., Pandey, V., & Shukla, R. (2022). Design , development and evaluation of nutraceutical Moringa oleifera tablet. Advance Pharmaceutical Journal, 7(3), 87–92.

Rukaya, B. E., Syuhada, & Veronika, D. Y. (2022). Optimasi Formula dan Evaluasi Stabilitas Fisik Sediaan Tablet Effervescent Ekstrak Aqueous Daun Kelor (Moringa oleifera L.). Journal Borneo: Science Technology and Health Journal, 2(3), 28–37.

Rustian, E., Widayanti, K., & Zaddana, C. (2022). Formulasi Tablet Kunyah Kombinasi Ekstrak Daun Kelor dan Katekin Gambir dengan Perbedaan Jenis Pengikat. Jurnal Farmagazine, IX(1), 63–70.

Rustiani, E., Zulkarnaen, D. M. Z., & Andini, S. (2024). Formulasi Tablet Kunyah Kombinasi Tepung Cangkang Telur dan Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera L.). Majalah Farmasetika, 9(Suppl 1), 83–96.

Saadah, A. R., Rahmadani, A. P., Murawalin, A. Y., Erlesya, H. D. A., & Janah, R. R. (2025). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Serbuk Effervescent Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L .). Jurnal Farmasi IKIFA, 4(1), 45–54.

Shivrudra, N., & S, L. S. (2024). Formulation and evaluation of analgesic tablets from leaves of moringa oleifera. IJARIIE, 10(3), 839–850.

Shrikhande, P., Autade, A., Chondhe, A., & Sapkal, K. (2025). Phytochemical Analysis, Therapeutic Applications, and Tablet Formulation of Moringa oleifera for Disease Management. Prathamesh Shrikhande: International Journal of Pharmaceutics Sciences, 3(7), 849–858.

Sifaiya, L., Hasan, R., & Kholidah, N. D. (2023). Formulasi dan Evaluasi Fisik Serbuk Effervescent Ekstrak Etanol 96 % Daun Kelor (Moringa oleifera). Jurnal Farmasi Tinctura, 5(1), 10–18.

Sumanth, K., & Pavani, A. (2024). Development And Evaluation Of Anti-Diabetic Herbal Formulation. European Journal of Pharmaceutical and Medical Research, 11(12), 375–382.

Wijaya, B. E., & Hutabarat, R. (2024). Formulasi dan Uji Stabilitas Sediaan Granul Effervescent Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.). Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(5), 528–542.

Yunita, F. N., Nawangsari, D., & Febrina, D. (2025). Pengaruh Kombinasi Xanthan Gum dan Hpmc Sebagai Polimer Terhadap Sifat Fisik Tablet Floating Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera L.). Prosiding Universitas Harapan Bangsa, 38–46.

Zola, E. G., Syafitri, E., Rahmadevi, & Agustina, D. A. (2026). Formulation of Moringa Leaf Extract Effervescent Tablets (Moringa oleifera L .) as a Nutritional supplement to Prevent Stunting. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 9(1), 68–76.

Published

2026-06-13

How to Cite

Maharani, N. F. ., Sari, D. F. ., Safariani, Y. ., Utami, N. R., Amanda, Y. ., Canda, I. M. ., Rosita, R., Nurpadila, N., Azhara, S. C., Nabila, S. ., Nufus, H. ., Arif, M. ., & Sari, V. N. . (2026). Review: Formulasi Dan Evaluasi Sifat Fisis Tablet Ekstrak Daun Kelor Menggunakan Pati Jagung Sebagai Bahan Pengikat. Journal of Literature Review, 2(1), 490-498. https://doi.org/10.63822/n8jm9t71