Kerajaan Allah dalam Injil Matius
DOI:
https://doi.org/10.63822/qytczt79Keywords:
Injil Matius, Kerajaan AllahAbstract
Penelitian ini untuk menganalisa Kerajaan Allah menurut Injil Matius. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui Studi dokumentasi dan penelusuran literatur, baik secara manual maupun melalui database online seperti Google Scholar, portal jurnal nasional, dan repository akademik tentang Kerajaan Allah dalam Injil Matius. Hasil kajian didapati bahwa tema utama dalam Injil Matius dan menjadi pusat pengajaran serta pelayanan Yesus Kristus. Dalam Injil Matius, Kerajaan Allah sering disebut sebagai Kerajaan Surga, yang pada dasarnya memiliki arti yang serupa, yakni menunjuk pada pemerintahan, kuasa, dan kedaulatan Allah yang hadir dalam kehidupan manusia. Kerajaan Allah bukanlah kerajaan duniawi yang bersifat politis atau geografis, melainkan realitas rohani yang dinyatakan melalui kehadiran Yesus, ajaran-Nya, mukjizat-Nya, serta panggilan-Nya kepada manusia untuk bertobat dan hidup menurut kehendak Allah. Hal ini selaras dengan isi makalah yang menegaskan bahwa Kerajaan Allah hadir “masa kini” sekaligus akan mencapai kepenuhannya di masa depan.
References
Associate Prof. Dr. Muner Daliman. (2025). Injil Yesus Kristus dan Injil kerajaan Allah. Daerah istimewa Yogyakarta.
Witness Lee, Yasperin. (2019) Pokok-pokok penting dalam Alkitab Vol.10.Yayasan perpustakaan injil indonesia (yasperin).
Dr.M.H.Bolkestein.(2004). Kerajaan yang terselumbung. Jakarta: Gunung Mulia.
Dr.Tri Hartono,S.Kom,M.Th.,(ed). (2021) Antologi Exsequendum Didaktik:Teologi praktika dan Pendidikan Agama Kristen Jilid-1. Sulawesi Tengah.
Dr.J.T.Nielsen (2009) Kitab Injil Matius 23-28. Jakarta: Gunung Mulia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Angel Novia Putri, Cimily Cimily, Sarmauli Sarmauli (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



