Pendekatan Teoritis Dalam Sosiologi Hukum: Analisis Fungsionalisme, Multikulturalisme dan Perspektif Konflik

Authors

  • Nurul Aini Universitas Lampung Author
  • Atika Sari Dewi Universitas Lampung Author
  • Anis Sri Wijayanti Universitas Lampung Author
  • Sella Agri Bardana Universitas Lampung Author
  • Izwah Marhamah Universitas Lampung Author
  • Diva Aziza Mardiya Universitas Lampung Author
  • Susilo Susilo Universitas Lampung Author
  • Putut Ary Sadewo Universitas Lampung Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/av01a102

Keywords:

fungsionalisme, multikulturalisme, perspektif konflik, sosiologi hukum

Abstract

Pendekatan teoritis dalam sosiologi hukum melalui analisis teori fungsionalisme, multikulturalisme, dan perspektif konflik dalam proses sosialisasi hukum di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana ketiga pendekatan tersebut memandang fungsi hukum, proses internalisasi norma, serta relasi antara hukum dan dinamika sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan studi kepustakaan melalui analisis berbagai literatur, jurnal ilmiah, serta karya para ahli sosiologi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan fungsionalisme menempatkan hukum sebagai alat menjaga stabilitas sosial, pendekatan multikulturalisme menekankan pentingnya pengakuan keberagaman budaya dalam sosialisasi hukum, sedangkan perspektif konflik memandang hukum sebagai arena pertarungan kepentingan dan relasi kekuasaan. Ketiga pendekatan tersebut saling melengkapi dalam memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai efektivitas hukum dalam kehidupan masyarakat.

 

References

Ali Mufthi, M., Rahman, A., & Sari, D. (2024). Analisis Efektivitas Hukum dalam Perspektif Sosiologi Hukum. REC: Review of Civil Law, 6(1), 33–47.

Anwar, Yesmil. 2008. Pengantar Sosiologi Hukum. Jakarta. Grasindo.

Astuty, S., & Tohari, A. (2024). Peran Sosiologi Hukum dalam Perubahan Sosial Masyarakat. Jurnal Ilmu Hukum dan Kemasyarakatan, 8(2), 115–126.

Biroli, A. (2015). Problematika Penegakan Hukum Di Indonesia (Kajian Dengan Perspektif Sosiologi Hukum). DIMENSI-Journal of Sociology, 8(2).

Faniyah, I. (2021). Transformasi budaya hukum dalam masyarakat multikultural. Jurnal Hukum dan Masyarakat, 5(2), 120–130.

Friedman, L. M. (1975). The legal system: A social science perspective. New York: Russell Sage Foundation.

I Nyoman Nurjaya. (2021). Sosialisasi hukum berbasis budaya lokal dalam masyarakat plural. Jurnal Sosial dan Humaniora, 10(1), 45–58.

Ilhamsyah, Zulfikar. (2025). Integrasi Sistem Hukum Di Negara Multikultural: Studi Literatur Tentnag Hukum Adat, Islam Dan Negara Di Indonesia. Juris Spectrum : Journal Of Law Dan Society. 1(2).

Johnson, Alvin S. 1994. Sosiologi Hukum. Pt Rineka Cipta. Jakarta.

Kamaludin, & Saebani, B. A. (2024). Kajian Sosiologi Hukum dalam Meningkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat. Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan, 5(1), 45–56.

Karisma, P. T., & Anggellina, Y. P. (2023). Konflik antara HAM dan kepentingan publik dalam penegakan hukum pidana. Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, 5(2), 210–222.

Kurniyawan, Moeslim Andi H. (2024). Pendidikan Hukum Di Indonesia : Tinjauan Dalam Konteks Pendidikan Kewarganegaraan. Journal Civic Hukum. 9(2).

Mappasessu, M., Dadi, A. F. P., Wulandari, F., Juita, S. R., Rasiwan, I., Masruroh, B. L., & Kartono, K. (2025). Sosiologi Hukum Di Indonesia. AMU Press, 1-158.

Mufie Siregar, Mustafid. (2024). Analisis Impelentasi Teori Hukum Inklusif Dalam Pembentukan Undang-Undang Yang Pancasialis Di Indonesia. Indonesian Journal Of Humanities And Sosial Sciences. 5(3).

Parsons, T. (2017). The present status of “structural-functional” theory in sociology. In The idea of social structure (pp. 67-84). Routledge.

Rahardjo, S. (2009). Hukum progresif: Sebuah sintesa hukum Indonesia. Yogyakarta: Genta Publishing.

Ruju Paminto, S., Amalia, M., Mulyana, A., & Auliya, A. H. (2024). Peran hukum dalam melindungi korban penipuan media sosial perspektif sosiologi. Journal Customary Law, 2(1). https://doi.org/10.47134/jcl.v2i1.3335

Runnada, A. N. K. (2025). Legitimasi undang-undang cipta kerja berdasarkan perspektif teori konflik. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 9(1), 91–102.

Shalihah, Fithriatus. "Sosiologi hukum." (2017).

Soekanto, S. (2007). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sukmana, F. B. T., Umarputra, M., Putri, S. A., Ramdani, R. A., Sari, P. N., & Febrianty, Y. (2025). Kajian sosiologi hukum tentang partisipasi masyarakat dalam penyelesaian konflik hukum. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 15(12), 691–700. https://ejournal.cibinstitute.com/index.php/causa/article/view/906

Sumanto, D. (2020). Konflik sosial masyarakat dalam perspektif sosiologi hukum Islam. Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi, 3(1), 83–97.

Umanailo, M. CHAIRUL BASRUN, and Chairul Basrun. "Sosiologi Hukum." Jakarta: Fam Publishing (2016).

Wiratama, A., Haikal, A., & Hasan, Z. (2023). Pendekatan sosiologi hukum dalam memahami konflik peraturan perundang-undangan di Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(5), 123–135.

Yusuf, M. (2025). Pendekatan multikulturalisme dalam sosialisasi hukum. Jurnal Penelitian Nusantara, 1(6), 50–55. https://doi.org/10.59435/menulis.v1i6.324

Yusuf, M., Ermanto, & Sujapar. (2022). Fungsi Sosiologi Hukum dalam Mewujudkan Kepatuhan Hukum di Masyarakat. Juris: Jurnal Ilmu Hukum, 11(2), 201–213.

Zainudin Ali, Sosiologi Hukum, Sinar Grafika, Jakarta, 2006.

Published

2026-04-20

How to Cite

Aini, N., Dewi, A. S., Wijayanti, A. S., Bardana, S. A., Marhamah, I., Mardiya, D. A., Susilo, S., & Sadewo, P. A. (2026). Pendekatan Teoritis Dalam Sosiologi Hukum: Analisis Fungsionalisme, Multikulturalisme dan Perspektif Konflik. Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia, 2(1), 237-253. https://doi.org/10.63822/av01a102