Coping Strategi Mengurangi Rasa Homesick pada Mahasiswa Rantau

Authors

  • Nazilatul Nur Andayani Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang Author
  • Nareswara Ranu Nandini Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang Author
  • Rauly Sijabat Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/fmxey514

Keywords:

Homesick, Mahasiswa, Rantau

Abstract

Penelitian ini untuk mengenalisis Strategi Mengurangi Rasa Homesick pada Mahasiswa Rantau. Penelitian ini memanfaatkan data primer, yang diperoleh secara langsung dari mahasiswa rantau yang tengah menghadapi homesickness. Data primer mencakup cerita, pengalaman, pandangan, serta makna mendalam yang diungkapkan oleh para informan melalui proses wawancara yang menekankan penilaian individu (cognitive appraisal) dan strategi coping yang mereka gunakan. Berdasarkan hasil penelitian tentang strategi coping yang diterapkan oleh mahasiswa rantau dalam mengurangi rasa homesick, didapatkan kesimpulan bahwa Mahasiswa rantau mengalami homesick baik secara emosional maupun sosial. Rasa homesick sering muncul sebagai perasaan sedih, kesepian, keinginan untuk pulang, hingga ketidaknyamanan terhadap lingkungan baru. Fenomena ini umumnya dialami pada awal masa perkuliahan dan cenderung meningkat ketika mahasiswa menghadapi tekanan akademik atau situasi tertentu seperti melihat teman yang pulang kampung.

References

Barus, E. M. A., Mandang, J. H., Kumaat, T. D., & Febrianto, R. (2024). Hubungan Antara Problem Focused Coping dan Emotion Focused Coping dengan Homesick pada Mahasiswa Rantau. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan Dan Konseling, 14(1), 95. https://doi.org/10.24127/gdn.v13i4.8519

Joane Louis Lahasen Malau, & Mirna Nur Alia Abdullah. (2024). Peran Migrasi Dalam Proses Akulturasi Dan Dampaknya Terhadap Tingkat Homesickness Pada Mahasiswa Rantau. SABANA: Jurnal Sosiologi, Antropologi, Dan Budaya Nusantara, 3(2), 115–123. https://doi.org/10.55123/sabana.v3i2.3323

Kamilah, M., Khotimah, H., & Christia Sera, D. (2024). Kematangan emosi dan homesickness mahasiswa rantau tahun pertama. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa, 3(3), 1–11.

Lazarus & Folkman. (1984). Stress, appraisal, and coping. In Stress, appraisal, and coping. Springer Publishing Company. https://doi.org/LK - https://worldcat.org/title/10754235

Miles & Huberman. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?id=U4lU_-wJ5QEC

Palimbu, B. L., Minarni, M., & Taibe, P. (2025). Homesickness pada Mahasiswa Perantau di Makassar: Sebuah Tinjauan Deskriptif. Jurnal Psikologi Karakter, 5(1), 51–57. https://doi.org/10.56326/jpk.v5i1.5588

Stroebe et al. (2002). Homesickness among students in two cultures: antecedents and consequences. VO - 93 RT - Journal Article. In British journal of psychology (London, England : 1953) (Issue Pt 2 WP-).

Syisillia. (2023). Implementasi Tawakal sebagai Strategi Coping Stress pada Mahasiswa Rantau: Studi Kasus Mahasiswa PBSB Angkatan 2017. Implementasi Tawakal Sebagai Strategi Coping Stress Pada Mahasiswa Rantau: Studi Kasus Mahasiswa PBSB Angkatan 2017, 23, 924–924.

Theresa et al. (2025). STRATEGI COPING DALAM MENGHADAPI HOMESICKNESS PADA MAHASISWA PERANTAU DI JAKARTA Pendidikan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas individu ( Istanto et al ., 2019 ). Banyak mahasiswa memilih merantau untuk menempuh pendidikan tinggi , teruta. Strategi Coping Dalam Menghadapi Homesickness Pada Mahasiswa Perantau Di Jakarta, 2(1), 1–8.

Published

2026-01-07

How to Cite

Nur Andayani, N., Nandini, N. R. ., & Sijabat, R. (2026). Coping Strategi Mengurangi Rasa Homesick pada Mahasiswa Rantau. Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia, 2(1), 31-41. https://doi.org/10.63822/fmxey514