Strategi Penciptaan Kelas yang Kondusif Melalui Penguatan Iklim Kelas, Komunikasi Efektif, dan Teknik Motivasi Belajar
DOI:
https://doi.org/10.63822/7c14gg74Keywords:
Classroom Climate; Conducive Strategy; Effective Communication; Ice Breaking; Learning MotivationAbstract
This study discusses classroom management strategies to create a conducive learning atmosphere through three main elements: strengthening the classroom climate, effective communication, and learning motivation techniques including ice-breaking. A conducive classroom environment significantly helps students focus on absorbing lessons, enhances academic and social development, and optimizes learning outcomes. Conversely, unmanaged classroom conditions impede teaching and learning processes while diminishing students' enthusiasm. Through optimal classroom climate management, professional educator interaction, structured communication, and psychological approaches like positive reinforcement and refreshing ice-breakers, an active, effective, and joyful learning environment (PAKEM) can be successfully established.
References
Andini, M., Ramdhani, S., Suriansyah, A., & Cinantya, C. (2024). Peran guru dalam menciptakan proses belajar yang menyenangkan. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(4), 2298-2305. https://doi.org/10.60126/maras.v2i4.637
Asmara, Y., & Nindianti, D. S. (2019). Urgensi Manajemen Kelas untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sindang: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah, 1(1), 12-24. https://doi.org/10.31540/sdg.vlil.192
Asriadi. (2020). Komunikasi Efektif dalam Organisasi. RETORIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam, 2(1), 36-39
Dedi Sufriadi. (2023). Workshop Kewirausahaan: Menumbuhkan Jiwa Enterpreneurship Generasi Z Di Era Kampus Merdeka. Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar Dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN), 1(2), 21–26. https://doi.org/10.32672/ampoen.v1i2.588
Durisa, A. I., Istiningsih, S., & Widodo, A. (2022). Menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan di sekolah dasar. Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(2), 55-63. https://doi.org/10.47178/elementary.v5i2.1678
Handayani, N. A., & Masyithoh, S. (2023). Hubungan Antara Perceraian Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan, 8(1), 16-21.
Hasibuan, R. R., Rahmah, N. T., Nasution, K. F., & Nisa, K. (2026). Interaksi edukatif guru dan peserta didik sebagai dasar utama keberhasilan pembelajaran. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 13(1), 432-441. https://doi.org/10.31604/jips.v%25vi%25i.%25Y.%25p
Rohmaniah, D. S., Mudrikah, K. A., Ardani, M. H., Maulana, M. I., Hoiriyah, Y. N. M., & Mu'alimin, M. A. (2025). Strategi penciptaan iklim kelas kondusif melalui pengelolaan kelas dan penguatan etos kerja guru dalam meningkatkan kinerja pembelajaran. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(3), 120-136.
Sanjani, M. A. (2020). Tugas dan peranan guru dalam proses peningkatan belajar mengajar. Serunai: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(1), 35-42. https://doi.org/10.37755/sjip.v6i1.287
Sardiman, A. M. (2018). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Slameto. (2013). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Tjandra, S.N. (2014). Sintaksis Jepang. Jakarta: Bina Nusantara.
Wahyuni, S. (2020). Menciptakan Pembelajaran yang Menyenangkan Melalui Ice Breaking. Bandung: Alfabeta.
Ziola Monica, M., Martin, T., & Widyawati, S. (2026). Studi kasus guru yang melakukan diskriminasi terhadap siswa di sekolah dasar ditinjau dari kode etik keguruan. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 2(1), 525-532. https://doi.org/10.59435/menulis.v2i1.992
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mahfudliyah Mahfudliyah, Indah Nurmaasari, Safira Anisa Rahman, Laailatul Usriyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



