Peran Bahasa Indonesia dalam Memahami Soal Berupa Narasi Matematika

Authors

  • Adinda Khairani Zulham Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Author
  • Sinta Lestari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Author
  • Riskha Amaliah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Author
  • Putri Ramadhani Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Author
  • Nurfadilla Wavi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Author
  • Nadine Yudia Fakhira Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Author
  • Khadafy Mahendra Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Author
  • Hasnida Rahmawati Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Author
  • Anis Natasya Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Author
  • Aini Nazifah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Author
  • Winda Ramadhani Syafitri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/hg483c60

Keywords:

Numerik, Soal Narasi, Literasi

Abstract

Kemampuan dalam menyelesaikan soal narasi matematika tidak hanya bergantung pada kemahiran numerik saja, tetapi juga pada penguasaan bahasa sebagai media pendekatan masalah. Artikel ini membahas tentang peran bahasa Indonesia dalam memahami soal narasi yang ada di dalam matematika. Masalah utama yang akan di bahas adalah tingginya tingkat kegagalan siswa dalam memecahkan soal cerita yang bukan disebabkan oleh rendahnya kemampuan numerik, melainkan karena hambatan literasi. Hambatan utama siswa dalam memecahkan soal cerita sering kali berakar pada kegagalan linguistik, seperti kemampuan mengindetifikasi kata kunci dalam struktur kalimat. Peran bahasa Indonesia mencakup aspek semantik untuk memahami makna diksi dan aspek sintaksis untuk menyusun alur logika formal. Artikel ini menegaskan bahwa penguatan literasi bahasa Indonesia yang sejalan dengan kaidah EYD sangat penting untuk meningkatkan kemampuan penalaran kritis. Kunci dalam mewujudkan keberhasilan literasi numerik dalam kurikulum pendidikan dengan mengintegrasikan antara kemampuan berbahasa dan logika numeriknya.

References

Heruman. (2013). Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hudojo, H. (2005). Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika. Malang: Universitas Negeri Malang.

OECD. (2016). PISA 2015 Assessment and Analytical Framework. Paris: OECD

OECD. (2019). PISA 2018 Assessment and Analytical Framework. Paris: OECD

Polya, G. (2004). How to Solve It: A New Aspect of Mathematical Method. Princeton: Princeton University Press.

Pujiati & Suharsono. (2011). Pembelajaran Perpangkatan dan Penarikan Akar Bilangan di SD. Yogyakarta: PPPPTK Matematika.

Rahardjo, M. & Waluyati, A. (2011). Pembelajaran Soal Cerita di SD. Yogyakarta: PPPPTK Matematika.

Ruseffendi, E. T. (2005). Dasar-dasar Penelitian Pendidikan & Bidang Non-Eksakta Lainnya. Bandung: Tarsito.

Siagian, M. D. (2016). "Kemampuan Koneksi Matematik dalam Pembelajaran Matematika". Jurnal Mes (Mathematics Education and Science), 2(1), 58-67.

Siswono, T. Y. E. (2008). Pembelajaran Matematika Berbasis Pengajuan dan Pemecahan Masalah. Surabaya: Unesa University Press.

Soedjadi, R. (2000). Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Sudaryono. (2011). Logika Matematika untuk Analisis Algoritma. Yogyakarta: Andi Offset.

Sundayana, R. (2014). Media dan Alat Peraga dalam Pembelajaran Matematika. Bandung: Alfabeta.

Wahyuni, S. (2019). "Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Berdasarkan Prosedur Newman". Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 141-152.

Zulkardi. (2002). Implementasi Pendidikan Matematika Realistik di Indonesia. Palembang: Universitas Sriwijaya.

Published

2026-06-10

How to Cite

Khairani Zulham, A. ., Lestari, S. ., Amaliah, R. ., Ramadhani, P. ., Wavi, N. ., Fakhira, N. Y., Mahendra, K. ., Rahmawati, H. ., Natasya, A. ., Nazifah, A. ., & Syafitri, W. R. . (2026). Peran Bahasa Indonesia dalam Memahami Soal Berupa Narasi Matematika. Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia, 2(1), 447-457. https://doi.org/10.63822/hg483c60