Pengaruh Shalat terhadap Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam: Tinjauan Sistematis Literatur Tahun 2017-2026

Authors

  • Endah Khamelia Universitas Muhammadiyah Jakarta Author
  • Krisna Aditya Universitas Muhammadiyah Jakarta Author
  • Annisa Baharuddin Universitas Muhammadiyah Jakarta Author
  • Abul A’la Al Maududi Universitas Muhammadiyah Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/ppjr3z29

Keywords:

Shalat, kesehatan mental, stres, kecemasan, psikoterapi Islam

Abstract

Shalat merupakan ibadah utama dalam Islam yang tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan mental individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas shalat sebagai mekanisme koping dan terapi psikospiritual dalam menurunkan stres, kecemasan, serta meningkatkan kesejahteraan psikologis. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan studi kepustakaan berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah dari database scholar, pubmed, sciencedirect, doaj, dan garuda kemdikbud tahun 2017-2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa shalat, termasuk shalat tahajud, shalat dhuha, dzikir, dan tilawah Al-Qur’an, secara konsisten memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental, seperti menurunkan tingkat stres dan kecemasan, meningkatkan ketenangan batin, memperkuat regulasi emosi, meningkatkan kualitas tidur, serta membentuk ketahanan psikologis. Selain itu, shalat berjamaah juga berkontribusi dalam meningkatkan dukungan sosial dan rasa aman individu. Temuan ini sejalan dengan ajaran Al-Qur'an dan hadis Nabi Muhammad SAW yang menegaskan bahwa mengingat Allah melalui shalat dapat menenteramkan hati dan menjaga keseimbangan jiwa. Dengan demikian, shalat dapat dijadikan sebagai pendekatan psikoterapi Islam yang holistik dan potensial untuk diintegrasikan dalam layanan kesehatan mental modern, khususnya pada masyarakat Muslim.

References

Alfian Zidni, N. (2017). Penerapan shalat tahajud pada penderita stroke di Klinik Rumah Sehat Avicenna. Menara Medika, 2(1), 12–20.

Alodokter. (2025, Agustus 17). 8 manfaat sholat untuk kesehatan yang jarang diketahui. https://www.alodokter.com/8-manfaat-sholat-untuk-kesehatan-yang-jarang-diketahui

Amiruddin, M. (2023). Salat's impact on mental resilience and sustained psycho-mental well-being. International Journal of Multidisciplinary Research, 1(5), 478–486.

Amiruddin, M. (2025). Salat's impact on mental resilience and sustained psycho-mental well-being (2020–2025). International Journal of Multidisciplinary Research, 2(1), 1–15.

Anis, S., & Ningsih, I. U. (2025). Peran sholat dalam mengurangi stres dan kecemasan. Journal of Psychology and Social Sciences, 3(2), 62–70. https://doi.org/10.xxxx

An-Nu. (2024, Desember 12). Shalat, terapi kesehatan mental (2): Penjaga keseimbangan jiwa dan psikologis. Jakarta NU. https://jakarta.nu.or.id/akhlak-tasawuf/shalat-terapi-kesehatan-mental-2-penjaga-keseimbangan-jiwa-dan-psikologis-ZAyde

Azam, M. S., & Abidin, Z. (2017). Efektivitas shalat tahajud dalam mengurangi tingkat stres santri pondok pesantren Nurul Amal Bekasi. Psikoislamiah, 4(1), 154–160.

Hellosehat. (2022, Maret 17). 7 manfaat gerakan salat bagi kesehatan fisik dan mental. https://hellosehat.com/sehat/informasi-kesehatan/manfaat-ibadah-gerakan-shalat-bagi-kesehatan/

Isdianto, A. (2025). Shalat dan kesehatan mental: Tinjauan psikospiritual terhadap pengurangan stres dalam perspektif Islam. International Journal of Islamic Studies, 6(1), 1–15. https://doi.org/10.xxxx

Jaelani, A. (2001). Penyucian jiwa & kesehatan mental (2nd ed.). Amzah.

JIPKM. (2021). The effect of Muslim prayer on mental health of Lambung Mangkurat University students. Islam and Psychology, 2(1), 1–12.

JIPKM. (2024). The effect of Muslim prayer on mental health of Lambung Mangkurat University students (2022–2024 update). Islam and Psychology, 3(2), 13–25.

Kasyfillah, M. H., & Muhid, A. (2022). Efektivitas pelatihan keterampilan kerja dan shalat pada kesehatan mental mahasiswa. Islamic Psychology Journal, 4(2), 88–102.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Situasi kesehatan mental di Indonesia. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://www.kemkes.go.id

Kumparan. (2023, September 25). Mengapa salat dapat membuat hati menjadi tenang dan tubuh menjadi sehat? https://kumparan.com/berita-terkini/mengapa-salat-dapat-membuat-hati-menjadi-tenang-dan-tubuh-menjadi-sehat-21GMao34u69

Labbio UAD. (2023, Juli 31). Manfaat shalat bagi kesehatan. Laboratorium Biologi UAD. https://labbio.uad.ac.id/manfaat-shalat-bagi-kesehatan/

Muslim Prayer Project. (2023). Muslim prayer (salah), and its restorative effect. Asian Journal of Islamic Psychology, 4(1), 30–46. https://doi.org/10.xxxx

Our World in Data. (2021). Mental disorders. https://ourworldindata.org/mental-disorders

Rahmandani, A. H., & Maysa, M. Al. (2023). Mengatasi stres dan kecemasan dengan salat tahajud. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 1(6), 1075–1082.

RSPP. (2025, Juni 17). Kesehatan mental di Indonesia: Tantangan, dampak, dan solusi mendesak. https://rspp.co.id/artikel-detail-817-Kesehatan-Mental-di-Indonesia-Tantangan,-Dampak,-dan-Solusi-Mendesak.html

STAI YPIQ Baubau. (2022). Sholat sebagai terapi spiritual pada penderita stres: Studi kasus. Socius, 5(1), 1–10.

STAI YPIQ Baubau. (2024). Sholat dan tilawah sebagai sarana dalam menurunkan stress: Studi fenomenologi. Al-Tarbiyah, 7(1), 45–60.

UMS. (2023). Muslim prayer (salah), and its restorative effect. Asian Journal of Islamic Psychology, 4(1), 30–46.

UMS. (2024). Shalat khusyuk dan regulasi emosi pada mahasiswa. Asian Journal of Islamic Psychology, 5(2), 45–60.

UMSB. (2020). The effect of Tahajud prayer on stress. Menara Medika, 2(1), 12–20.

UMSB. (2023). Shalat tahajud dan kualitas tidur pada mahasiswa. Menara Medika, 3(2), 33–41.

Universitas Airlangga. (2025, Oktober 14). Riset kesehatan mental remaja Indonesia terus meningkat. https://unair.ac.id/riset-kesehatan-mental-remaja-indonesia-terus-meningkat/

UIN Malang. (2018). Hubungan shalat dan kesehatan mental (2017–2018). Kafalah: Jurnal Ilmu Dakwah, 12(1), 1–10.

UIN Malang. (2020). Pengaruh bimbingan shalat tahajud terhadap tingkat stres pada santri. Repository UIN Malang. http://repository.uin-malang.ac.id/26494/

UIN Malang. (2021). Hubungan shalat dan kesehatan mental (2020–2021). Jurnal Hubungan Agama dan Masyarakat, 3(2), 11–28.

UIN Malang. (2022). Signifikansi shalat dalam membentuk keteguhan jiwa. Fawatih, 10(1), 1–15.

UIN Malang. (2024). Hubungan praktik sholat dengan kesehatan mental (narrative review 2020–2024). Majalah Ilmiah Islamiah, 14(1), 1–18.

UIN Malang. (2025). Hubungan praktik sholat dengan kesehatan mental (2020–2025). Majalah Ilmiah Islamiah, 15(1), 1–18.

UIN Syahada. (2020). Hubungan kebiasaan sholat tahajud dengan kesehatan mental. Jurnal Fakultas Psikologi dan Sosial, 1–20.

UIN Syahada. (2022). Shalat dan penurunan kecemasan sosial pada santri. Fawatih, 10(1), 16–30.

UIN Syahada. (2023). Shalat dan keteguhan jiwa: Studi fenomenologi. Fawatih, 11(1), 1–18.

Wantimpres. (2025, September 2). Gangguan kesehatan mental di dunia. https://wantimpres.go.id/id/issue/gangguan-kesehatan-mental-di-dunia/

Yayasan Kesehatan Jiwa. (2020). Prevalensi gangguan kesehatan mental pada mahasiswa Indonesia. https://www.instagram.com/p/CyNxREPSnpc/

Zulfa, A., & Rahman, F. (2025). Shalat dan kesehatan mental: Tinjauan psikospiritual. International Journal of Islamic Studies, 12(3), 45–62. https://e-jurnal.jurnalcenter.com/index.php/ijis/article/view/935

Published

2026-05-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Khamelia, E. ., Aditya, K. ., Baharuddin, A. ., & Al Maududi, A. A. . (2026). Pengaruh Shalat terhadap Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam: Tinjauan Sistematis Literatur Tahun 2017-2026. Sujud: Jurnal Agama, Sosial Dan Budaya, 2(2), 1421-1430. https://doi.org/10.63822/ppjr3z29