Kesehatan Reproduksi dalam Perspektif Islam: Kajian Maqashid Syariah dan Solusi terhadap Permasalahan Reproduksi
DOI:
https://doi.org/10.63822/za5zeg71Keywords:
kesehatan reproduksi, Islam, maqashid syariah, hifz al-nasl, pendidikan reproduksiAbstract
Kesehatan reproduksi merupakan kondisi kesejahteraan fisik, mental, dan sosial yang berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi. Dalam perspektif Islam, kesehatan reproduksi tidak hanya dipahami dari aspek biologis, tetapi juga mencakup dimensi moral dan spiritual yang berlandaskan Al-Qur’an dan hadis. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep kesehatan reproduksi dalam Islam, menganalisis peran nilai-nilai Islam dalam menjaga kesehatan reproduksi, serta mengkaji solusi Islam terhadap berbagai permasalahan kesehatan reproduksi di masyarakat. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui kajian berbagai sumber seperti Al-Qur’an, hadis, buku, jurnal ilmiah, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memandang kesehatan reproduksi sebagai bagian dari maqashid syariah, khususnya dalam menjaga keturunan (hifz al-nasl). Prinsip menjaga kebersihan, kehormatan diri, pengaturan pergaulan, serta pernikahan yang sah menjadi bentuk upaya preventif dalam menjaga kesehatan reproduksi. Selain itu, permasalahan seperti pernikahan usia dini, penyakit menular seksual, kehamilan tidak diinginkan, dan kurangnya edukasi reproduksi dapat diatasi melalui pendidikan agama, edukasi kesehatan reproduksi berbasis nilai Islam, serta kolaborasi antara keluarga, tenaga kesehatan, dan tokoh agama. Dengan demikian, nilai-nilai Islam memiliki relevansi yang kuat dalam menjawab tantangan kesehatan reproduksi di era modern.
References
Abdullah, M. (2020). Kebersihan dalam Perspektif Islam dan Kesehatan. Jakarta: Kencana.
Ali, M., & Ushama, T. (2019). Islamic Perspectives on Sexual Ethics and Reproductive Health. Journal of Religion and Health, 58(6), 2155–2168.
Al-Syatibi, A. I. (2005). Al-Muwafaqat fi Ushul al-Shariah. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Aryani, N. P., Idyawati, S., Salfarina, A. L., & Mataram, S. Y. (2022). Kurangnya tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi (Vol. 2, No. 1).
Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law.
Budiyanto, B. (2020). Sikap ilmiah terhadap urgensi hadis dalam pendidikan agama Islam. Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur’an dan Hadist, 3(1), 34–46. https://doi.org/10.35132/albayan.v3i1.83
Dalam, A. E., Reproduksi, P. K., Stai, D., Abdul, K. H., Petir, K., & Serang, K. (n.d.). Pengaruh pembelajaran ilmu fiqh: The influence of fiqh science learning in reproduction health perspective.
Dewi, R. (2019). Konsep kesehatan reproduksi perempuan dalam Al-Qur’an. Mawa’izh: Journal of Islamic Studies and Humanities.
Dewi, R. (2019). Konsep kesehatan reproduksi perempuan dalam Al-Qur’an. Mawa’izh: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan, 10(2), 248–272. https://doi.org/10.32923/maw.v10i2.920
Fitri, Y. A. (2024). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi berbasis syariah terhadap pengetahuan penyakit menular seksual pada remaja awal. Jurnal Cakra Medika.
Haniah, A., Azalia, A., & Rahmadina, N. A. (2023). Pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan organ reproduksi wanita menurut pandangan Islam. Islamic Education Journal.
Hibban, M. I., & Saefudin, A. (2024). Urgensi pendidikan seksual untuk anak dan remaja Muslim. Journal of Education Research.
Karim, A. (2021). Pernikahan dalam Islam sebagai solusi kesehatan reproduksi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 45–52.
Kasule, O. H. (2020). Islamic perspectives on reproductive health. International Journal of Islamic Medical Ethics, 5(1), 12–20.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Situasi kesehatan reproduksi remaja. Jakarta: Kemenkes RI.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Padela, A. I., & del Pozo, P. R. (2018). Muslim patients and Islamic bioethics in the clinical setting. Journal of Medical Ethics, 44(7), 479–483.
Peran_Orangtua_dalam_Pendidikan_Kesehata. (n.d.).
Qardhawi, Y. (1995). Al-Halal wal Haram fil Islam. Cairo: Dar al-Syuruq.
Rahmawati, S., Setyowati, S., Budiati, T., & Rachmawati, I. N. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan reproduksi remaja. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 2632–2640. https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.7713
Renny, I., Lieni, S., Eline, L., Sabatina, C., Cia, B., Isnina, A., Mardiana, R., Lilis, U., Juni, S., Rangkuti, A., & Randayani, D. (n.d.). Epidemiologi kesehatan reproduksi. Get Press Indonesia. Retrieved from www.globaleksekutifteknologi.co.id
Rofiqoh, Y., Purwoko, B., & Naqyah, N. (2025). Kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Psikoedukasi dan Konseling.
Sanusi. (2015). 799-2989-1-PB.
Sarwono, S. W. (2011). Psikologi remaja. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sulton, A. (2021). Konstruksi pendidikan reproduksi bagi remaja dalam bingkai pendidikan Islam. Jurnal Transformatif (Islamic Studies).
Sumardi, S., Mubarak, M. N., & Tsabitha, N. H. (2022). Pendidikan seks bagi remaja menjadi sebuah kebutuhan. Kaisa: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran.
Suryadi, A., Muizzaddin, N., & Jamal, M. Y. S. (2025). Konsep pendidikan seks pranikah dalam kitab Fathul Izar. Thoriqotuna: Jurnal Pendidikan Islam.
Uci Bell Aprillia, & Muhammad Suwignyo Prayogo. (2022). Jurnal ilmiah madrasah.
UNFPA. (2021). State of World Population Report. New York: United Nations Population Fund.
Vadia, G. A., Isnaeni, A., & Masykuroh, S. (2025). Sistem reproduksi manusia dan pendidikan seks perspektif tafsir ilmi. Jurnal Semiotika-Q.
World Health Organization. (2018). Adolescent sexual and reproductive health. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2018). Reproductive health and hygiene. Geneva: WHO.
Yusuf, M. (2020). Prinsip halal dan haram dalam kehidupan Muslim. Jurnal Syariah, 12(2), 101–110.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abul A’la Al Maududi, Adisty Puspitasari, Annisa Rizki Fitriani, Muhammad Rizky Al Fauzan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



