Integrasi Nilai Islam dalam Kesehatan dan Keselamatan Kerja: Kajian Maqasid Syariah dan Landasan Normatif Al-Quran

Authors

  • Abul A'la Al Maududi Universitas Muhammadiyah Jakarta Author
  • Entin Sumartini Universitas Muhammadiyah Jakarta Author
  • Yusrina Nur Rahma Universitas Muhammadiyah Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/csnz6z13

Keywords:

Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Islam, Maqasid Syariah, Budaya Keselamatan, Motivasi Intrinsik

Abstract

Tingginya angka kecelakaan kerja di Indonesia yang mencapai 462.241 kasus pada tahun 2024 mengindikasikan bahwa pendekatan teknis-regulatif semata belum mampu membangun budaya keselamatan kerja yang komprehensif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara konseptual bagaimana nilai-nilai Islam dapat diintegrasikan ke dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) guna memperkuat motivasi intrinsik pekerja dalam mematuhi prosedur keselamatan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur integratif (integrative literature review) terhadap ayat-ayat Al-Quran, hadis sahih, dan penelitian empiris terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam memiliki fondasi normatif yang sangat kuat untuk K3, yang tercermin dari QS. Al-Baqarah: 195 yang melarang tindakan membiarkan diri terpapar bahaya, kaidah fiqih "la dharara wa la dhirara", serta kerangka Maqasid Syariah yang mencakup perlindungan jiwa (hifzh al-nafs), harta (hifzh al-mal), dan akal (hifzh al-aql). Integrasi dimensi spiritual ini diproyeksikan mampu menciptakan kepatuhan K3 yang bersumber dari kesadaran keimanan, bukan sekadar ketakutan terhadap sanksi. Mengingat lebih dari 87 persen tenaga kerja Indonesia beragama Islam, pendekatan ini memiliki potensi dampak yang sangat besar dalam upaya penurunan angka kecelakaan kerja secara nasional.

 

References

Al-Ghazali, A. H. M. (2008). Al-Mustasfa min 'Ilm Al-Ushul. Dar Al-Kutub Al-'Ilmiyyah.

Al-Munjid fi Al-Lughah wa Al-A'lam. (2003). Dar Al-Mashriq.

Al-Nawawi, Y. I. S. (2002). Riyadh Al-Shalihin. Dar Ibn Hazm.

Al-Syatibi, I. I. M. (2006). Al-Muwafaqat fi Ushul Al-Syariah. Dar Ibn 'Affan.

Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Prentice-Hall.

Beus, J. M., Payne, S. C., Bergman, M. E., & Arthur, W. Jr. (2010). Safety climate and injuries: An examination of theoretical and empirical relationships. Journal of Applied Psychology, 95(4), 713-727. https://doi.org/10.1037/a0019164

BPJS Ketenagakerjaan. (2022). Laporan Tahunan 2022. Jakarta: BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan. (2023). Realisasi Klaim Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian 2023. Jakarta: BPJS Ketenagakerjaan.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Agama dan Kepercayaan Masyarakat Indonesia. Jakarta: BPS.

Clarke, S. (2013). Safety leadership: A meta-analytic review of transformational and transactional leadership styles as antecedents of safety behaviours. Journal of Occupational and Organizational Psychology, 86(1), 22-49. https://doi.org/10.1111/j.2044-8325.2012.02064.x

Deci, E. L., Koestner, R., & Ryan, R. M. (1999). A meta-analytic review of experiments examining the effects of extrinsic rewards on intrinsic motivation. Psychological Bulletin, 125(6), 627-668. https://doi.org/10.1037/0033-2909.125.6.627

Ibnu Katsir, I. U. I. K. (2010). Tafsir Al-Quran Al-Azhim. Dar Taybah.

International Labour Organization. (2022). Work-related accidents and diseases take an enormous toll – globally and in the Asia-Pacific region. Geneva: ILO.

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2024). Data Kasus Kecelakaan Kerja Periode Januari-Desember 2024. Jakarta: Kemnaker RI.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Portal Satudata Kemnaker RI. (2024). Data Ketenagakerjaan: Tren Klaim Kecelakaan Kerja 2016-2024. Diakses dari https://satudata.kemnaker.go.id

Rivilis, I., Van Eerd, D., Cullen, K., Cole, D. C., Irvin, E., Tyson, J., & Mahood, Q. (2008). Effectiveness of participatory ergonomic interventions on health outcomes: A systematic review. Applied Ergonomics, 39(3), 342-358. https://doi.org/10.1016/j.apergo.2007.08.006

Vinodkumar, M. N., & Bhasi, M. (2010). Safety management practices and safety behaviour: Assessing the mediating role of safety knowledge and motivation. Accident Analysis and Prevention, 42(6), 2082-2093. https://doi.org/10.1016/j.aap.2010.06.021

Whittemore, R., & Knafl, K. (2005). The integrative review: Updated methodology. Journal of Advanced Nursing, 52(5), 546-553. https://doi.org/10.1111/j.1365-2648.2005.03621.x

WHO/ILO. (2021). WHO/ILO Joint Estimates of the Work-Related Burden of Disease and Injury, 2000-2016: Global Monitoring Report. Geneva: World Health Organization.

Zohar, D. (2010). Thirty years of safety climate research: Reflections and future directions. Accident Analysis and Prevention, 42(5), 1517-1522. https://doi.org/10.1016/j.aap.2009.

Published

2026-05-03

Issue

Section

Articles

How to Cite

Al Maududi, A. A., Sumartini, E., & Rahma, Y. N. (2026). Integrasi Nilai Islam dalam Kesehatan dan Keselamatan Kerja: Kajian Maqasid Syariah dan Landasan Normatif Al-Quran. Sujud: Jurnal Agama, Sosial Dan Budaya, 2(2), 1157-1166. https://doi.org/10.63822/csnz6z13