Strategi Kesehatan Masyarakat dalam Perspektif Islam terhadap Stres dan Depresi di Era Modern: Scoping review
DOI:
https://doi.org/10.63822/nant0g22Keywords:
kesehatan mental, stres, depresi, kesehatan masyarakat, perspektif Islam, spiritualitas IslamAbstract
Stres dan depresi mengalami peningkatan di era modern akibat tekanan sosial, perkembangan teknologi, dan tuntutan ekonomi, sementara intervensi kesehatan mental masih didominasi oleh pendekatan biomedis yang cenderung mengabaikan dimensi spiritual. Dalam perspektif Islam, kesehatan dipahami secara holistik yang mencakup aspek fisik, mental, spiritual, dan sosial, sehingga relevan untuk memperkaya strategi kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan memetakan dan menganalisis bukti ilmiah mengenai strategi kesehatan masyarakat dalam perspektif Islam terhadap stres dan depresi di era modern melalui pendekatan scoping review berdasarkan pedoman PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan pada database Scopus, PubMed, DOAJ, dan Google Scholar dengan kriteria inklusi artikel terbit tahun 2020–2025, berbahasa Indonesia atau Inggris, relevan dengan topik, dan tersedia teks lengkap. Dari 15 artikel yang teridentifikasi, 10 artikel dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi kesehatan masyarakat dalam perspektif Islam menekankan pendekatan holistik dengan mengintegrasikan dimensi spiritual, psikologis, sosial, dan edukatif, di mana nilai-nilai Islam seperti iman, sabar, tawakkal, syukur, dan dzikir berperan sebagai mekanisme koping adaptif dalam menurunkan tingkat stres dan depresi. Beberapa studi juga menunjukkan efektivitas integrasi teknik psikologi modern, seperti konseling kognitif dan mindfulness, dengan prinsip-prinsip Islam. Selain itu, institusi keagamaan seperti masjid dan lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam promosi kesehatan mental, penguatan dukungan sosial, serta pengurangan stigma. Kesimpulannya, strategi kesehatan masyarakat berbasis perspektif Islam menawarkan pendekatan yang komprehensif dan kontekstual dalam menghadapi stres dan depresi serta berpotensi melengkapi model kesehatan mental konvensional, sehingga integrasi nilai spiritual Islam dan penguatan peran komunitas keagamaan menjadi penting untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan intervensi kesehatan mental di masa depan.
References
Abu-Raiya, H., Ayten, A., & Tekke, M. (2020). Religion, mental health, and well-being in Islam. Religions, 11(5), 1–15.
Abu-Raiya, H., & Pargament, K. I. (2015). Religious coping among diverse religions: Commonalities and divergences. Psychology of Religion and Spirituality, 7(1), 24–33.
Abu-Raiya, H., & Pargament, K. I. (2021). Religious coping and mental health: Theory and research. Current Opinion in Psychology, 40, 86–91.
Al-Ghazali. (2015). Ihya Ulumuddin. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
American Psychological Association. (2020). Stress in America 2020. Washington, DC: APA.
Awaad, R., & Ali, S. (2021). Islamic perspectives on resilience and mental health. Journal of Religion and Health, 60(5), 3223–3237.
Eliza, N., Syabila, Eliza, M. N., Khaira, C. H., Lisa, F., Zahara, C. I., & Hafnidar. (2024). Islamic Mindfulness Therapy as an Alternative Approach to Overcoming Anxiety and Depression Among Muslim Generation-Z. UBAT HATEE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2).
Gearing, R. E., Alonzo, D., & El-Bassel, N. (2022). Religion and mental health services: Implications for public health. Global Public Health, 17(8), 1425–1437.
Hamid, M. S. A., Zakariya, K., Omar, A. A. I., & Bakar, A. Y. A. (2025). The Ummah’s Wellbeing: A Systematic Review of Community- Embedded Mental Health Models in Islamic Contexts. INTERNATIONAL JOURNAL OF RESEARCH AND INNOVATION IN SOCIAL SCIENCE (IJRISS), 9(9).
Hasanah, M. (2025). The Role of Islamic Spirituality in Coping with Stress and Depression. Istiryarah: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 1(1).
Humaira, S. (2025). Konsep Ketenangan Jiwa Dalam QS Al-Fajr: 27-30 Sebagai Terapi Bagi Isu Kesehatan Mental Di Era Modern (Kecemasan dan Depresi). International Seminar on Social, Humanities, and Malay Islamic Civilization, 11(1).
Khairanis, R., & Aldi, M. (2024). Interpretasi Makna Hadits-Hadits Kesehatan Mental dalam Mengatasi Stres dan Kecemasan: Perspektif Psikologi Islam. Central Publisher, 2(2).
Koenig, H. G. (2020). Maintaining health and well-being by putting faith into action. Journal of Religion and Health, 59(5), 2206–2220.
Koenig, H. G. (2012). Religion, spirituality, and health: The research and clinical implications. ISRN Psychiatry, 2012, 1–33.
Maghfiroh, H., Sahara, E., & Wahyuni, E. S. (2024). Transformasi Kesehatan Mental Remaja Melalui Pendidikan Agama Islam di Era Global. Social Science
Nurhafizah, Putri, S., Hasri, S., & Sohiron. (2024). Manajemen Stress dalam Perspektif Islam. Khazanah Pendidikan, 18(1).
Patel, V., Saxena, S., & Lund, C. (2019). Global mental health: From science to action. The Lancet Psychiatry, 6(5), 398–400.
Patel, V., Saxena, S., Lund, C., Thornicroft, G., Baingana, F., Bolton, P., … Unützer, J. (2018). The Lancet Commission on global mental health and sustainable development. The Lancet, 392(10157), 1553–1598.
Rassool, G. H. (2016). Islamic counselling: An introduction to theory and practice. London: Routledge.
Syam, A. S. E.-H. (2023). The Path to Balance: Cognitive and Islamic Counseling Techniques in Overcoming Stress. Syifa Al-Qulub, 8(1).
Twenge, J. M. (2020). Generations: The real differences between Gen Z, Millennials, Gen X, Boomers, and Silents. New York: Atria Books.
Wardana, M. N., Rahmawati, P., & Ayunda, S. R. B. (2024). Strategi Modern Pengelolaan Kesehatan Mental Gen Z dalam Perspektif Islam. JIPKM: Jurnal Ilmiah Psikologi Dan Kesehatan Masyarakat, 1(3).
World Health Organization. (2023). Depression and other common mental disorders: Global health estimates. Geneva: WHO. Asih, Z. K., & Sukmawati, F. (2025). Spiritualitas Islam sebagai Faktor Protektif Kesehatan Mental: Tinjauan Interdisipliner dalam Perspektif Pendidikan Agama dan Psikologi Klinis. KARTIKA: Jurnal Studi Keislaman, 5(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abul A’la Al Maududi, Muhammad Miftah Farid, Naura Shafarina Nasution, Adisty Puspitasari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



