Citra Perempuan dalam Novel Imra’ah ‘Inda Nuqtat As-Sifr Karya Nawal El Sadaawi dan Perempuan Berkalung Sorban Karya Abidah El Khalieqy : Kajian Sastra Bandingan

Authors

  • Sofiatunnisa Anggraini Universitas Al Azhar Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/932fgd81

Keywords:

patriarki, citra perempuan, sastra bandingan

Abstract

 

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji citra perempuan dalam novel Imra’ah ‘inda Nuqtat as-Sifr karya Nawal El Saadawi dan Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah El Khalieqy melalui pendekatan sastra bandingan dengan perspektif feminisme eksistensial Simone de Beauvoir. Fokus penelitian ini adalah mengungkap bentuk penindasan yang dialami tokoh perempuan serta strategi perlawanan yang direpresentasikan dalam kedua novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis teks terhadap unsur naratif yang merepresentasikan citra perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua novel sama-sama merepresentasikan perempuan sebagai subjek yang mengalami penindasan sistemik akibat struktur patriarki, meskipun dalam konteks sosial budaya yang berbeda. Dalam Imra’ah ‘inda Nuqtat as-Sifr, citra perempuan ditampilkan melalui tokoh Firdaus yang mengalami penindasan berlapis dan memilih perlawanan radikal sebagai bentuk penegasan eksistensial. Sementara itu, Perempuan Berkalung Sorban merepresentasikan citra perempuan yang mengalami subordinasi dalam budaya patriarki religius, dengan strategi perlawanan yang bersifat gradual melalui pendidikan dan kesadaran intelektual. Perbedaan bentuk penindasan dan perlawanan tersebut menunjukkan bahwa konteks sosial budaya memengaruhi konstruksi citra perempuan dalam karya sastra. Penelitian ini menyimpulkan bahwa feminisme eksistensial relevan digunakan untuk menganalisis representasi perempuan dalam sastra lintas budaya. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya kajian sastra bandingan dan memberikan kontribusi terhadap pemahaman kritis mengenai isu ketidakadilan gender dalam sastra Arab dan Indonesia.

 

References

Beauvoir, S. de. (2016). The Second Sex (C. Borde & S. Malovany-Chevallier, Trans.). New York: Vintage Books.

(Cetakan asli diterbitkan tahun 1949)

Damono, S. D. (2009). Sastra Bandingan. Jakarta: Editum.

El Khalieqy, A. (2018). Perempuan Berkalung Sorban. Yogyakarta: Araska.

(atau sesuaikan dengan edisi yang kamu pakai)

El Saadawi, N. (2015). Imra’ah ‘inda Nuqtat as-Sifr. Kairo: Dar al-Mustaqbal.

(atau edisi Arab lain yang kamu gunakan)

El Saadawi, N. (2015). Perempuan di Titik Nol (Terj.). Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Endraswara, S. (2013). Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: CAPS.

Hall, S. (1997). Representation: Cultural Representations and Signifying Practices. London: Sage Publications.

Ratna, N. K. (2015). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugihastuti & Suharto. (2016). Kritik Sastra Feminis: Teori dan Aplikasinya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Tong, R. (2009). Feminist Thought: A More Comprehensive Introduction. Boulder: Westview Press.

Wiyatmi. (2012). Kritik Sastra Feminis: Teori dan Aplikasinya dalam Sastra Indonesia. Yogyakarta: Ombak.

Published

2026-02-02

Issue

Section

Articles

How to Cite

Anggraini, S. (2026). Citra Perempuan dalam Novel Imra’ah ‘Inda Nuqtat As-Sifr Karya Nawal El Sadaawi dan Perempuan Berkalung Sorban Karya Abidah El Khalieqy : Kajian Sastra Bandingan. Sujud: Jurnal Agama, Sosial Dan Budaya, 2(2), 997-1005. https://doi.org/10.63822/932fgd81