Filsafat Pendidikan dan Tantangan Demokratisasi Pendidikan di Era Globalisasi

Authors

  • Sukma Ayuning Shadikin Universitas Islam Negeri Abdurrahman Wahid Pekalongan Author
  • Muhammad Fatkhan Universitas Islam Negeri Abdurrahman Wahid Pekalongan Author
  • Rizqi Karomi Faza Universitas Islam Negeri Abdurrahman Wahid Pekalongan Author
  • Abdul Khobir Universitas Islam Negeri Abdurrahman Wahid Pekalongan Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/8djp1a07

Keywords:

Filsafat Pendidikan, Demokratisasi Pendidikan, Globalisasi, Pendidikan islam, Multikulturalisme

Abstract

Globalisasi telah membawa banyak perubahan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Perkembangan teknologi informasi, kemudahan akses terhadap berbagai sumber pengetahuan, serta meningkatnya interaksi antarbudaya memberikan banyak peluang bagi dunia pendidikan. Namun, di sisi lain, globalisasi juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti kesenjangan akses pendidikan, menurunnya nilai-nilai budaya lokal, serta munculnya berbagai persoalan sosial di kalangan generasi muda. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut adalah melalui demokratisasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat pendidikan dalam menghadapi tantangan demokratisasi pendidikan di era globalisasi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah yang berkaitan dengan demokrasi pendidikan, filsafat pendidikan Islam, pendidikan multikultural, pendidikan karakter, serta perkembangan teknologi dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa demokratisasi pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan, tetapi juga mencakup penghargaan terhadap keberagaman, kebebasan berpikir, partisipasi aktif peserta didik, dan penanaman nilai-nilai keadilan. Dalam perspektif filsafat pendidikan Islam, nilai-nilai seperti tauhid, musyawarah, keadilan, moderasi, dan penghormatan terhadap martabat manusia dapat menjadi landasan dalam mewujudkan pendidikan yang demokratis. Selain itu, pendidikan multikultural, penguatan karakter, serta pemanfaatan teknologi digital secara bijak juga menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan globalisasi. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara nilai-nilai demokrasi, ajaran Islam, dan inovasi pendidikan agar tercipta sistem pendidikan yang inklusif, humanis, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

 

References

Alfian, R. N., & Ilma, M. (2023). Menakar peluang dan tantangan dalam membidik strategi pendidikan Islam di era globalisasi. MA'ALIM Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 71–84.

Anggraeni, A. T., & Ismail. (2024). Peran filsafat pendidikan dalam konteks berpikir kritis untuk menghadapi tantangan era global. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 231–239.

Ariya, A. A., & Ismail. (2025). Filsafat pendidikan di era globalisasi: Tantangan dan peluang dalam konteks multikultural. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 8(1), 1122–1131.

Banks, James A. (2019). Cultural Diversity and Education: Foundations, Curriculum, and Teaching (7th ed.). New York: Routledge.

Budiarto, G. (2020). Indonesia dalam pusaran globalisasi dan pengaruhnya terhadap krisis moral dan karakter. Pamator Journal, 13(1), 50–56.

Dewey, John. (1916). Democracy and Education: An Introduction to the Philosophy of Education. New York: Macmillan.

Fahmi, Muhammad. (2016). Pendidikan Islam, demokratisasi dan kewarganegaraan. JOIES: Journal of Islamic Education Studies, 1(1), 87–110.

Freire, Paulo. (2000). Pedagogy of the Oppressed (30th Anniversary ed.). New York: Continuum.

Gutmann, Amy. (1999). Democratic Education (Rev. ed.). Princeton, NJ: Princeton University Press.

Hakim, A. R., & Darojat, J. (2023). Pendidikan multikultural dalam membentuk karakter dan identitas nasional. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(3), 1337–1346.

Husna, S., Hikmah, N., & Sari, H. P. (2024). Relevansi filsafat pendidikan Islam dengan tantangan globalisasi dalam pembentukan karakter Muslim. Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 112–126.

Jackson, L. (2026). Philosophy of Education as a Global Field. Educational Theory, 76(1), 148–156.

Listiani, S. K., Khobir, A., Rosalina, & Baihaqi. (2025). Relevansi prinsip filsafat pendidikan Islam terhadap demokratisasi pendidikan di Indonesia. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 11(4), 474–491.

Makarov, O., Trishchuk, O., Tytar, O., et al. (2026). Philosophy of Education in the Conditions of Globalization: Analysis of Future Challenges through Neoliberal, Cosmopolitan, and Critical Lenses. Cultura Cientifica, 24, 159–174.

Martina, Fitri Sarinda, Dwi Noviani, & Hilmin. (2023). Demokratisasi Pendidikan dalam Islam. Al-I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 45–59.

Meria, Aziza. (2012). Pendidikan Islam di era globalisasi dalam membangun karakter bangsa. Al-Ta'lim Journal, 19(1), 87–92.

Muqoyyidin, Andik Wahyun. (2013). Membangun kesadaran inklusif-multikultural untuk deradikalisasi pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 131–151.

Murdianto. (2023). Stereotypes and Prejudices in a Pluralistic Society: Perspectives of Islamic Education in Building an Inclusive and Tolerant Learning Environment. ARMADA: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 1(8), 929–938.

Pewangi, M. (2016). Tantangan pendidikan Islam di era globalisasi. Jurnal Tarbawi, 1(1), 1–11.

Rahman, M. (2017). Demokrasi dalam filsafat pendidikan Barat dan Islam (Kajian tentang nilai-nilai demokrasi dan implementasinya dalam konteks pendidikan Indonesia). Cendekia: Jurnal Studi Keislaman, 3(2), 13–23.

Rahmayanti, N. S., Qurrotu'ain, N., Ramadhani, N., & Azis, A. (2025). Tantangan pendidikan Islam di era globalisasi dalam menjaga nilai-nilai keislaman. Qolamuna, 2(1), 105–112.

Rosyad, A. M., & Ma'arif, M. A. (2020). Paradigma pendidikan demokrasi dan pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan globalisasi di Indonesia. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 75–99.

Sapdi, R. M. (2023). Peran guru dalam membangun pendidikan karakter di era Society 5.0. Jurnal Basicedu, 7(1), 993–1001.

Syahril, S., & Hadiyanto, H. (2022). Rekonstruksi filsafat pendidikan Islam dalam menghadapi era globalisasi. Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 23–36.

Tilaar, H. A. R. (2004). Paradigma Baru Pendidikan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta.

Toriyono, Sibilana, A. R., & Setyawan, B. W. (2022). Urgensi pendidikan multikultural sebagai fondasi karakter mahasiswa dalam menghadapi era Society 5.0. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(2), 89–103.

UNESCO. (2021). Reimagining Our Futures Together: A New Social Contract for Education. Paris: UNESCO Publishing.

Utomo, E., Agus D., & Sri S. (2024). Peran epistemologi filsafat dalam mengembangkan berpikir kritis bagi anak sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4), 1–12.

Warlim, W., Effendi, R., Fitria, R., et al. (2026). Cross-faculty analysis of AI-enhanced civic character education on digital citizenship development. Frontiers in Education, 10.

Zulkarnain Dali. (2017). Pendidikan Islam multikultural. Nuansa, 10(1), 45–60.

Published

2026-07-22

How to Cite

Shadikin, S. A., Fatkhan, M. ., Faza, R. K., & Khobir, A. . (2026). Filsafat Pendidikan dan Tantangan Demokratisasi Pendidikan di Era Globalisasi. Sujud: Jurnal Agama, Sosial Dan Budaya, 2(3), 2935-2944. https://doi.org/10.63822/8djp1a07