Peningkatan Kesehatan Mental Anak dan Remaja Melalui Ibadah Keislaman
DOI:
https://doi.org/10.63822/qjh82y28Keywords:
Kesehatan mental, anak, remaja, ibadah keislaman, psikologi IslamAbstract
Kesehatan mental anak dan remaja merupakan aspek penting dalam mendukung perkembangan individu secara optimal. Berbagai tantangan di era modern, seperti tekanan akademik, pengaruh media sosial, dan perubahan lingkungan sosial, dapat memengaruhi kondisi psikologis mereka. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang mampu membantu anak dan remaja menjaga kesehatan mentalnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui ibadah keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ibadah keislaman dalam meningkatkan kesehatan mental anak dan remaja. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur'an, dzikir, doa, dan puasa dapat memberikan ketenangan batin, mengurangi stres, meningkatkan kontrol diri, serta menumbuhkan sikap optimis dan rasa syukur. Selain itu, pembiasaan ibadah juga berkontribusi dalam pembentukan karakter positif dan hubungan sosial yang lebih baik. Dengan demikian, ibadah keislaman dapat menjadi salah satu sarana efektif dalam mendukung kesehatan mental anak dan remaja
References
Agus, R., Avirda, N. Q., & Ghina, S. (2023). Peran Keteladanan Orang Tua dalam Pembiasaan Ibadah Bagi Anak Usia 4-6 Tahun. Jurnal Keislaman, 6(2), 382–392. https://doi.org/10.54298/jk.v6i2.3905
Azizah, U., Haryan, F., & Wahyuni, B. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan masalah psikososial remaja di wilayah bantaran Kali Code Kota Yogyakarta Factors associated with adolescents psychosocial problems in the Code riverbank in Yogyakarta. In Berita Kedokteran Masyarakat (Vol. 34, Number 7).
Khamelia, E., Aditya, K., Baharuddin, A., & Maududi, A. (2026). Pengaruh Shalat terhadap Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam: Tinjauan Sistematis Literatur Tahun 2017-2026. Sujud: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, Vol. 2, 1421–1430. https://doi.org/10.63822/ppjr3z29
Maulia, D., Anggraini, R., & Fathurrobbani, M. (2026). Psikolog Islam: Instegrasi Nilai Spritual dan Kesehatan Mental. Jurnal Sosial Dan Humaniora, 3, 1–9. https://doi.org/10.62017/arima
Pamungkas, W. F., Azzam, M. N. A., Husaini, F., & Rohmatullah, Y. (2025). Peran Kedewasaan Religius terhadap Ketahanan Mental Mahasiswa Pascapandemi COVID-19. Jurnal IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 537–542. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1299
Pertiwi, S. R. (2024). Mental health dalam perspektif Islam. In Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) eISSN (Vol. 2). http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index
Putri, C. (2020, July 16). Kesehatan Mental: Akar Kesejahteraan Individu. Universitas Gadjah Mada Fakultas Psikologi Center for Public Mental Health.
Putri, M. D., Munjaji, A. S., Harisah, E., & Nazib, F. M. (2025). Kesehatan Mental Dalam Perspektif Agama Islam.
Sopian, A., Dewantoro, A., Agung Waskito Wijanarko, D., Koswara Rahajeng, S., Senjaya, A., Arnitha, B., Parida, A., Rahmawati, A., Afifah, T., Muhammad Al-anshory, Z., & Dharma, W. (2021). The Importance Of Mental Health In Children And Adolescents In Parakan Inpres Village Selatan Tangerang. In Jurnal Abdi Masyarakat (Vol. 2, Number 2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Intan Nurisska, Ahlun Nazi Siregar, Faiza Erika Meira, Evriliana Zahara Fauziah, Jenny Junita Pakpahan, Jeni Kartika, Juwita Juwita, Fulan Salsa handayani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



