Peningkatan Kesehatan Mental Anak dan Remaja Melalui Ibadah Keislaman

Authors

  • Intan Nurisska Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Ahlun Nazi Siregar Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Faiza Erika Meira Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Evriliana Zahara Fauziah Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Jenny Junita Pakpahan Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Jeni Kartika Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Juwita Juwita Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Fulan Salsa handayani Universitas Muhammadiyah Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.63822/qjh82y28

Keywords:

Kesehatan mental, anak, remaja, ibadah keislaman, psikologi Islam

Abstract

Kesehatan mental anak dan remaja merupakan aspek penting dalam mendukung perkembangan individu secara optimal. Berbagai tantangan di era modern, seperti tekanan akademik, pengaruh media sosial, dan perubahan lingkungan sosial, dapat memengaruhi kondisi psikologis mereka. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang mampu membantu anak dan remaja menjaga kesehatan mentalnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui ibadah keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ibadah keislaman dalam meningkatkan kesehatan mental anak dan remaja. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur'an, dzikir, doa, dan puasa dapat memberikan ketenangan batin, mengurangi stres, meningkatkan kontrol diri, serta menumbuhkan sikap optimis dan rasa syukur. Selain itu, pembiasaan ibadah juga berkontribusi dalam pembentukan karakter positif dan hubungan sosial yang lebih baik. Dengan demikian, ibadah keislaman dapat menjadi salah satu sarana efektif dalam mendukung kesehatan mental anak dan remaja

References

Agus, R., Avirda, N. Q., & Ghina, S. (2023). Peran Keteladanan Orang Tua dalam Pembiasaan Ibadah Bagi Anak Usia 4-6 Tahun. Jurnal Keislaman, 6(2), 382–392. https://doi.org/10.54298/jk.v6i2.3905

Azizah, U., Haryan, F., & Wahyuni, B. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan masalah psikososial remaja di wilayah bantaran Kali Code Kota Yogyakarta Factors associated with adolescents psychosocial problems in the Code riverbank in Yogyakarta. In Berita Kedokteran Masyarakat (Vol. 34, Number 7).

Khamelia, E., Aditya, K., Baharuddin, A., & Maududi, A. (2026). Pengaruh Shalat terhadap Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam: Tinjauan Sistematis Literatur Tahun 2017-2026. Sujud: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, Vol. 2, 1421–1430. https://doi.org/10.63822/ppjr3z29

Maulia, D., Anggraini, R., & Fathurrobbani, M. (2026). Psikolog Islam: Instegrasi Nilai Spritual dan Kesehatan Mental. Jurnal Sosial Dan Humaniora, 3, 1–9. https://doi.org/10.62017/arima

Pamungkas, W. F., Azzam, M. N. A., Husaini, F., & Rohmatullah, Y. (2025). Peran Kedewasaan Religius terhadap Ketahanan Mental Mahasiswa Pascapandemi COVID-19. Jurnal IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 537–542. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1299

Pertiwi, S. R. (2024). Mental health dalam perspektif Islam. In Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) eISSN (Vol. 2). http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index

Putri, C. (2020, July 16). Kesehatan Mental: Akar Kesejahteraan Individu. Universitas Gadjah Mada Fakultas Psikologi Center for Public Mental Health.

Putri, M. D., Munjaji, A. S., Harisah, E., & Nazib, F. M. (2025). Kesehatan Mental Dalam Perspektif Agama Islam.

Sopian, A., Dewantoro, A., Agung Waskito Wijanarko, D., Koswara Rahajeng, S., Senjaya, A., Arnitha, B., Parida, A., Rahmawati, A., Afifah, T., Muhammad Al-anshory, Z., & Dharma, W. (2021). The Importance Of Mental Health In Children And Adolescents In Parakan Inpres Village Selatan Tangerang. In Jurnal Abdi Masyarakat (Vol. 2, Number 2).

Published

2026-07-14

How to Cite

Nurisska, I., Siregar, A. N., Meira, F. E. ., Fauziah, E. Z. ., Pakpahan, J. J. ., Kartika, J. ., Juwita, J., & handayani , F. S. . (2026). Peningkatan Kesehatan Mental Anak dan Remaja Melalui Ibadah Keislaman. Sujud: Jurnal Agama, Sosial Dan Budaya, 2(3), 2898-2905. https://doi.org/10.63822/qjh82y28