Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Gayamprit Melalui Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Sebagai Media Tanam Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.63822/4y2sn317Keywords:
Ketahanan pangan keluarga, Limbah botol plastik, Media tanam, Pemberdayaan masyarakat.Abstract
Permasalahan limbah botol plastik kemasan minuman dan keterbatasan lahan pekarangan di kawasan permukiman pada kelurahan Gayamprit menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi serta memberdayakan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dalam memanfaatkan limbah botol plastik bekas sebagai media tanam hidroponik/vertikultur sederhana untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Metode yang diterapkan adalah Community-Based Participatory Research (CBPR) yang meliputi tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan dan demonstrasi pembuatan media tanam, pendistribusian, serta evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat di RW 1, RW 2, RW 3, dan RW 9 Kelurahan Gayamprit mampu mengolah limbah botol plastik menjadi pot tanaman yang bernilai estetika dan fungsional. Program ini terbukti meningkatkan kesadaran lingkungan warga, mengasah keterampilan budi daya pertanian perkotaan (urban farming), serta menyediakan sumber pangan mandiri skala rumah tangga yang hemat lahan dan efisien.
Downloads
References
Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup [KLH/BPLH]. (2025). Rakornas Pengelolaan Sampah 2025: Menuju Indonesia Bebas Sampah 2029. https://www.kemenlh.go.id
Mardikanto, T., & Soebianto, P. (2013). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Bandung: Alfabeta.
Panglipurningrum, Y. S., Pahlawi, L. A. I., & Triono, B. S. (2026). Pemanfaatan limbah botol plastik sebagai media hidroponik di Taman "Aku Hatinya PKK" Kelurahan Kadipiro, Banjarsari, Surakarta. Wasana Nyata: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 10(1), 37–46.
Purwasasmita, M., & Sutaryat, T. (2018). Teknologi hidroponik sederhana pada kawasan perkotaan sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan keluarga. Jurnal Teknologi Pertanian, 19(3), 201–210.
Republik Indonesia. (2012). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Roidah, I. S. (2014). Pemanfaatan lahan dengan menggunakan sistem hidroponik. Jurnal Bonorowo, 1(2), 43–50.
Rosa, W. E., Santos, J., Agbeko, A. E., Barksdale, C. L., Carvajal, S., Dillard, D., Elk, R., Emrick, G. E., Gany, F., Gazaway, S., Leng, J., Mazor, M., Moore-Monroy, M., Salins, N., Godwin, K., Bhoo-Pathy, N., Borda, J. P., Fernández-González, L., Mann, E., Shapiro, G. K., Allsop, M. J., & Pérez-Stable, E. J. (2025). Community-based participatory research: a lifeline to achieve people-centered care. Frontiers in Public Health, 13, 1693459. https://doi.org/10.3389/fpubh.2025.1693459
Sumaryadi, I. N. (2005). Perencanaan pembangunan daerah otonom dan pemberdayaan masyarakat. Jakarta: Citra Utama.
Widyastuti, N., & Rahmawati, D. (2022). Pengelolaan sampah plastik melalui pendekatan 3R sebagai upaya pelestarian lingkungan. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 6(2), 134–145.
Yosilia, R., Pangaribuan, D. H., Utomo, S. D., Kesuma, D. P., Laxemi, K. R. V., & Widodo, S. E. (2025). Pemanfaatan botol plastik untuk hidroponik guna mengurangi limbah dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga PKK Gunung Terang Bandar Lampung. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nimas Aulia Nafida, Aghna Malik Prabowo, Syafira Damai Nur Rohmah, Siti Ayuni Salma Pratiwi, Muhamad Arifin Ilham, Sintya Wulandari, Isnan Nabawi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


